Tampilkan postingan dengan label Covid-19. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Covid-19. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 September 2020

UU Pilkada Hapuskan Kegiatan Kampanye

 

Google.com

Undang-undang Pilkada singgung soal kegiatan kampanye diusulkan untuk dihapus. Demikian saran dari pengamat politik dari Indobarometer, M Qodari, guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Ini mencegah terjadinya kerumunan yang bisa menambah penyebaran Covid-19. Cukup dengan 'door to door campaign', alat peraga atau kampanye daring," kata Qodari saat Webinar Nasional "Evaluasi 6 Bulan dan Proyeksi Satu Tahun Penanganan Covid-19 di Indonesia" secara virtual di Jakarta, Sabtu (12/9) malam.

Menurut dia, pendaftaran bakal calon kepala daerah pada 4-6 September 2020 sudah membuktikan ketidakmampuan regulasi institusi untuk mencegah kerumunan dalam Pilkada serentak.

Direktur Eksekutif Indobarometer ini menyebutkan ada dua titik penyebaran Covid-19 dalam tahapan Pilkada. Seperti masa kampanye selama 71 hari (26 September-5 Desember 2020) dan hari pencoblosan pada 9 Desember 2020.

"Dua tahapan ini berpotensi melahirkan bom atom kasus Covid-19 di Indonesia," kata Qodari.

Jika bom atom itu meledak, maka dipastikan akan terjadi 'ledakan nuklir' kasus Covid-19 pada akhir 2020. "Kapasitas rumah sakit tidak akan cukup," jelasnya.

Oleh karenanya, pemerintah harus membuat proyeksi kebutuhan tempat tidur bagian pasien Covid-19 pada September 2020-Februari 2021 mengingat kasus Covid-19 di Tanah Air terus meningkat.

Revisi UU Pilkada juga untuk mengatur kedatangan pemilih berdasar jam dan disosialisasi dengan masif agar pemilih paham.

"Atur dalam UU untuk menempatkan TNI-Polri untuk mengatur jarak para pemilih di lokasi TPS," kata Qodari.

KPU juga perlu melakukan simulasi proses tersebut di 270 daerah yang melaksanakan Pilkada agar dapat diantisipasi secara komprehensif.

"Simulasi tidak hanya saat pemungutan suara tapi juga dari pengiriman surat pemberitahuan pada pemilih, ritme kedatangan pemilih hingga proses pemungutan selesai," jelas Qodari.

Bila KPU tidak bisa melaksanakan Pilkada serentak secara baik dengan mengikuti protokol kesehatan yang tertera, Qodari menyarankan agar pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2020 ditunda. Hal itu juga mengingat karena waktu yang tersedia untuk merevisi UU Pilkada hingga pelaksanaan simulasi di 270 daerah oleh KPU.


Sumber: ayobandung.com

Antisipasi Covid-19, PT LIB Akan Mulai Liga 1 2020 Bulan Oktober

 

Google.com

PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah mengantisipasi kemungkinan penularan Covid-19 di Liga 1 2020 yang bergulir mulai 1 Oktober nanti.

Aturan dari antisipasi itu adalah pemain, pelatih, dan seluruh pihak yang terlibat di dalam kompetisi harus benar-benar dalam keadaan sehat mengikuti pertandingan.

Bagaimana pun, kesehatan menjadi hal utama pada lanjutan Liga 1 di tengah pandemi virus corona ini. Protokol kesehatan ketat akan diterapkan pada setiap pertandingan, dan LIB berharap tidak ada kasus corona yang muncul dari kompetisi ini.

Oleh sebab itu, pendeteksian sedini mungkin bakal dilakukan. Jika ada pemain atau pelatih yang mengalami sedikit sakit yang mengarah kepada Covid-19 dilarang untuk bermain.

"Kami akan hindari sedini risiko yang mungkin terjadi. Dari mulai tim masih berada di homebase, mereka harus sudah ada laporan, pemeriksaan tubuh dan segalanya, dan yang paling penting saat pertandingan," kata Akhmad Hadian Lukita, selaku direktur utama PT LIB saat jumpa pers virtual dengan awak media.

"Saat pertandingan kami anggap para pemain sudah sehat secara fisik, kami mau menghindari segala kemungkinan yang berisiko. Pemain satu flu saja, tidak bisa ikut, apalagi jika seumpama Covid-19," sambung Hadian.

Akhmad menambahkan jika nantinya ada pemain yang ternyata positif Covid-19, Liga 1 2020 aka tetap berjalan. Tentu, dengan beberapa ketentuan setelah ditemukan kasus positif corona di kompetisi.

"Mudah-mudahan tidak ada, jangan sampai terjadi. Di sepakbola Eropa jika ada yang terkena Covid-19, maka kompetisi jalan terus. Nanti kami akan diskusikan penangannya bagaimana," imbuh dia.

Sementara itu, Plt Sekjen PSS, Yunus Nusi, mengatakan pihaknya sudah memiliki tim penanganan Covid-19 jika nantinya memang ditemukan kasus positif corona.

Tak hanya itu, protokol kesehatan yang diterapkan juga mengadopsi beberapa elemen penting seperti Kementerian Kesehatan, WHO, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), FIFA, AFC, dan beberapa kompetisi di Eropa.

"PSSI dan PT LIB sudah punya tim Gugus Tugas, bagi kami protokol hampir sempurna karena mengadopsi dari WHO, BNPB, Liga Jerman, Kementerian Kesehatan, FIFA, AFC, kami akomodir, kami jadikan satu sampai dua buku. Protokolernya sudah jelas. Begitu banyak opsi yang telah ada," ujar Yunus.

 

Sumber: ayobandung.com

Kamis, 16 April 2020

Vivo Jamin Kebersihan dan Keamanan dalam Setiap Layanan Antar ke Rumah

Sumber: google.com

Vivo Indonesia perkenalkan program Layanan Antar Ke Rumah sebagai upaya untuk mematuhi penerapan physical Distancing guna menekan penyebaran virus corona, untuk menjamin kemanan dan kenyamanan Konsumen Vivo memastikan setiap produk yang dikirimkan telah melewati proses desinfeksi.

Dalam layanan ini, Vivo Indonesia menerapkan standar dan prosedur kebersihan, yakni dengan memastikan promoter yang ditunjuk untuk melakukan pengiriman berada dalam kondisi sehat dan telah menjalani pemeriksaan kesehatan, serta menggunakan masker dan hand sanitizersaat mengantarkan produk.

"Di tengah situasi saat ini, kami (Vivo) memahami bagaimana pentingnya untuk tetap saling terhubung dengan Konsumen namun tetap menjaga kesehatan diri, dan berusaha memastikan semua produk yang sampai ke tangan Konsumen dalam keadaan baik dan bersih,”  kata Edy Kusuma, Senior Brand Director, Vivo Indonesia melalui keterangan resmi.

Layanan Antar Ke Rumah merupakan program yang dilakukan oleh Vivo Indonesia dan berlaku secara nasional di beberapa kota di Indonesia untuk pembelian produk Vivo di toko resmi Vivo.

Pengiriman di hari yang sama dapat dilakukan untuk jarak antar kurang dari 15KM. Jarak ini berdasarkan ketersediaan layanan di area domisili pembeli dan preferensi titik asal pengiriman, dan akan diantarkan langsung setelah konfirmasi pembayaran dilakukan sebelum pukul 15.00 WIB.

“Kami berharap dengan adanya layanan ini Konsumen tetap aman berada di rumah. Kami akan terus berusaha menyesuaikan dan meningkatkan layanan program ini ke depannya dengan melihat kondisi yang berkembang di masa pandemi ini.” Pungkas Edy.

Layanan Antar Ke Rumah telah menjangkau beberapa provinsi di Jawa, Sulawesi, Sumatera, dan Nusa Tenggara Timur, yang dapat diakses melalui situs resmi Vivo.



Sumber: akurat.co

Rabu, 15 April 2020

Wabah COVID-19 Masih Berkeliaran, Amazon Diimbau Untuk Tutup Pabrik Sementara di Prancis

Sumber: google.com


Amazon mengatakan bahwa pihaknya kemungkinan menutup sementara Pabrik di Prancis. Hal ini setelah pengadilan memerintahkan raksasa e-commerce itu membatasi pengiriman di negara tersebut khususnya pada barang-barang penting seperti bahan makanan dan pasokan medis.

Saat ini, berbagai perusahaan Amerika Serikat termasuk Amazon sedang menghadapi pengawasan ketat terhadap tingkat kesehatan yang dilakukan untuk melindungi karyawan dari pandemi virus Corona serta berusaha untuk memenuhi permintaan pesanan para pelanggannya.

Dalam putusan pada hari Selasa kemarin, pengadilan Prancis mengatakan Amazon harus melakukan tes yang lebih maksimal terkait risiko penularan virus Corona di seluruh gudangnya dan harus membatasi pengirimannya sementara, atau akan mendapatkan denda.

"Kami bingung dengan putusan pengadilan karena bukti kuat yang diajukan mengenai langkah-langkah keamanan diberlakukan untuk melindungi karyawan kami", kata Amazon dalam sebuah pernyataan.

"Interpretasi kami menunjukkan bahwa kami mungkin terpaksa menangguhkan aktivitas pusat distribusi kami di Prancis," lanjut perusahaan, seraya mengajukan naik banding atas keputusan tersebut.

Amazon saat ini telah mempekerjakan hampir 10 ribu orang di enam gudang Perancis, 6.500 di antaranya merupakan karyawan tetap.

Beberapa serikat pekerja telah menyerukan penutupan penuh kegiatan Amazon di Perancis, setelah meningkatnya kekhawatiran tentang standar kesehatan di lokasi dengan alasan jumlah pekerja terlalu banyak.




Sumber: akurat.co

Apple Luncurkan Web Lacak Pergerakan Manusia di Tengah Pandemi Corona

Sumber: google.com


Raksasa teknologi Apple mengatakan bahwa pihaknya akan merilis Data yang diklaim dapat membantu memberikan informasi kepada otoritas kesehatan mengenai kegiatan seluruh orang selama kebijakan lockdown atau karantina mandiri. Guna memutus mata rantai penyebaran wabah COVID-19.

Data tersebut dikumpulkan dari aktivitas setiap pengguna IPhone yang menggunakan layanan Apple Maps. Nantinya akan dibandingkan dengan aktivitas sebelumnya untuk melihat adanya perubahan intensitas pengguna baik dalam hal mengemudi, berjalan atau menggunakan angkutan umum di seluruh dunia.

Kata Apple, informasi tersebut diperbarui setiap hari dan akan dibandingkan dengan kegiatan yang dilakukan pada pertengahan Januari. Sebelum sebagian besar negara melakukan lockdown seperti yang dilakukan Amerika Serikat.

Kini, terdapat lebih dari 90 persen orang Amerika berada di bawah perintah untuk tetap di rumah dan berbagai sistem karantina sedang berlangsung di negara-negara lain di seluruh dunia.

Nantinya Data akan dikumpulkan, dengan tetap menjamin Data pengguna individu untuk tidak ditampilkan, serta tidak melacak pengguna individu atau lokasi mereka.

Apple juga tidak akan merekam perjalanan seseorang jika penggunanya belum mengaktifkan navigasi dari layanan Apple Maps.

Apple mengatakan pihaknya akan terus bekerja dengan beberapa pejabat kesehatan masyarakat untuk mengidentifikasi jenis Data atau tren apa yang mungkin membantu.

Informasi tersebut tersedia di situs web publik www.apple.com/covid19/mobility, yang akan menunjukkan perubahan pergerakan orang untuk kota-kota besar dan 63 negara atau wilayah.



Sumber: akurat.co

Selasa, 14 April 2020

Di Tengah Pandemi Lewat Doodle, Google Apresiasi Pekerja Transportasi Umum

Sumber: google.com


Mesin pencarian raksasa Google turut serta mengambil peran dalam memerangi penyebaran wabah COVID-19. Hal ini ditunjukkan lewat tampilan Doodle sepanjang hari ini.

Setiap pengguna yang mengakses layanan Google akan disuguhkan dengan Doodle bertemakan ungkapan rasa terima kasih Google kepada para pekerja transportasi umum. Salah satu sektor garda terdepan yang masih tetap beroperasi ditengah Pandemi COVID-19 ini.

Pada tampilannya, digambarkan huruf 'G' pertama dalam Google, melemparkan tanda cinta kepada huruf 'e' yang diilustrasikan sebagai supir salah satu armada transportasi umum.

Jika pengguna mengklik Google Doodle sepanjang hari ini, akan secara langsung dibawa ke hasil pencarian dengan kata kunci "Terima Kasih untuk Garda Terdepan".Google, hal tersebut dilakukan perusahaan guna menghormati para usaha pekerja keras ditengah Pandemi COVID-19 ini.

"Corat-coret kami akan menghormati pekerja garis depan penting lainnya, termasuk petugas kesehatan, responden pertama, dan banyak orang yang menjaga layanan seperti sanitasi, layanan makanan, angkutan umum, sekolah, dan lebih banyak lagi berjalan dan berjalan," kata Google dalam keterangan resminya.

"Terima kasih untuk semua orang yang bekerja untuk menyelamatkan nyawa dan menjaga komunitas aman selama Pandemi ini," tambahnya.

Sebelum Google menampilkan Doodle yang menggambarkan wujud apresiasi kepada pekerja transportasi umum, Google juga sempat menampilkan Doodle ungkapan terima kasih kepada para petugas medis pada Senin (13/4/2020) kemarin.

Tidak hanya itu, bahkan Google Doodle ungkapan terima kasih untuk garda terdepan juga sudah dimulai sejak Senin (6/4) silam, dengan ucapan berbagai sektor yang tetap berjuang di tengah penyebaran COVID-19.




Sumber: akurat.co

Inggris Bersiap Hadirkan Aplikasi Pendeteksi Covid-19

Sumber: google.com


Inggris telah mengonfirmasi rencana untuk meluncurkan Aplikasi yang akan memperingatkan pengguna jika mereka baru saja berada di dekat seseorang yang diduga terinfeksi virus Covid-19.

Sekretaris Kesehatan Matt Hancock mengumumkan langkah tersebut pada konferensi pers pandemi harian pemerintah. Dia mengatakan Layanan Kesehatan Nasional (NHS) bekerja sama dengan perusahaan teknologi terkemuka di dunia pada inisiatif tersebut.

NHSX, unit inovasi digital layanan kesehatan akan menguji versi pra-rilis dari perangkat lunak minggu depan. Saat ini, idenya adalah bahwa orang yang telah didiagnosis memiliki Covid-19 akan dapat menyatakan statusnya di Aplikasi, seperti dilansir BBC.

Perangkat lunak kemudian akan mengirimkan peringatan kuning yang setara ke pengguna lain yang baru saja dekat dengan mereka untuk jangka waktu yang lama.

Jika tes medis mengkonfirmasi bahwa pengguna asli memang terinfeksi, maka peringatan merah akan dikirim sebagai gantinya, menandakan bahwa pengguna lain harus masuk ke karantina.

Untuk melaporkan pengujian positif, pengguna harus memasukkan kode verifikasi, yang akan mereka terima di samping status Covid-19 mereka.

"Jika Anda tidak enak badan dengan gejala virus Corona, Anda dapat dengan aman memberi tahu Aplikasi NHS baru ini," jelas Hancock.

"Aplikasi kemudian akan mengirimkan peringatan secara anonim kepada pengguna Aplikasi lain yang telah kontak dengan Anda secara signifikan selama beberapa hari terakhir, bahkan sebelum Anda memiliki gejala, sehingga mereka tahu dan dapat bertindak sesuai," sambungnya.

Hancock memastikan semua data akan ditangani sesuai dengan standar etika dan keamanan tertinggi, dan hanya akan digunakan untuk perawatan dan penelitian NHS.




Sumber: akurat.co

Senin, 13 April 2020

Akibat Corona, HBO Perpanjang Kolaborasi dengan Apple TV

Sumber: google.com


HBO telah memutuskan untuk terus menjadi salah satu layanan Apple TV generasi kedua dan ketiga. Sebelumnya, HBO Go dan HBO Now tidak akan lagi berkolaborasi dengan Apple TV pada 30 April mendatang. Kabar itu datang dari AppleInsider , yang mengonfirmasi ungkapan juru bicara HBO.

Namun perpanjangan kolaborasi HBO Now tidak akan berlangsung lama. HBO hanya akan membuat aplikasi itu tersedia di Apple TV hingga 15 Mei atau setidaknya selama adanya Pandemi COVID-19.

Perusahaan telah berjanji untuk tetap menyediakan layanan HBO Go, sebuah layanan yang dapat dinikmati jika pengguna berlangganab HBO melalui kabel, satelit, atau penyedia TV internet dan itu akan berfungsi selama beberapa bulan ke depan.

HBO berharap bahwa dengan kebijakan tersebut cukup untuk para pelanggannya bertahan melalui musibah Pandemi dan karantina akibat COVID-19. HBO juga telah membuat sebagian layanannya gratis bagi seluruh pengguna selama krisis saat ini.

Hal itu dikarenakan semakin banyaknya orang mencari alternatif hiburan untuk membantu mereka sementara waktu lepas dari kabar berita tentang virus Corona secara terus-menerus.

Kebijakan ini tidak dianjurkan untuk menjadi prioritas pertama saat ini, serta masa seperti ini merupakan langkah yang paling buruk bagi aplikasi Streaming jika harus mengakhiri dukungan kepada perangkat keras apa pun.




Sumber: akurat.co

Seluruh Pekerja Samsung Display di Vietnam Dikarantina

Sumber: google.com


Pihak berwenang di Vietnam telah memerintahkan warganya yang bekerja di unit Samsung Display untuk melakukan karantina secara mandiri, setelah seorang pekerja dinyatakan positif terkena Virus Corona.

Seorang pekerja berusia 25 tahun dari unit EQC-SI dari pabrik Display Samsung di provinsi Bac Ninh dinyatakan positif pada hari Minggu kemarin. Kabar ini dari pernyataan yang dirilis oleh gugus tugas anti COVID-19 dari provinsi, Bac Giang.

Induk Samsung Electronics Co Ltd telah mengonfirmasi kasus ini, tetapi mengatakan lini produksi Samsung Display di Vietnam tidak akan terpengaruh.

Nguyen Huong Giang, ketua Komite Rakyat provinsi Bac Ninh mengatakan bahwa terdapat 44 warganya di pabrik tersebut telah dikarantina. Seluruh fasilitas pabrik serta bus yang digunakan untuk mengangkut pekerja telah disemprot dengan desinfektan.

Samsung Electronics adalah investor asing tunggal terbesar di negara Asia Tenggara. Pengirimannya sebagian besar merupakan perangkat smartphone, sekitar seperempatnya di ekspor dari Vietnam.

Kementerian kesehatan Vietnam telah melaporkan 262 kasus COVID-19 di negara itu, dan sampai saat ini belum ada angka kematian.



Sumber: akurat.co

Selasa, 07 April 2020

Jerman Hadirkan Aplikasi Guna Pantau Penyebaran Covid-19

Sumber: google.com


Otoritas kesehatan Masyarakat Jerman meluncurkan Aplikasi Smartwatch dengan menjalin kolaborasi dengan startup teknologi kesehatan Thryve untuk membantu memantau penyebaran COVID-19 dan menganalisis langkah-langkah untuk menangani pandemi virus corona.

Aplikasi Corona-Datenspende https://corona-datenspende.de (Corona Data Donation) beroperasi mengumpulkan berbagai tanda mengenai gejala dari sukarelawan yang menggunakan Smartwatch atau pelacak kebugaran, termasuk denyut nadi, suhu tubuh dan cara tidur untuk menganalisis apakah penggunanya memiliki gejala dari penyakit seperti flu.

Nantinya, hasil dari pelacakan tersebut akan ditampilkan dalam peta online interaktif yang memungkinkan Pengguna dapat input data lainnya, bagi otoritas kesehatan dan Masyarakat umum untuk menilai prevalensi infeksi.

"Jika sampel cukup besar untuk menangkap cukup banyak pasien yang bergejala, itu akan membantu kita untuk menarik kesimpulan tentang bagaimana infeksi menyebar dan apakah tindakan penahanan bekerja," kata Lothar Wieler, kepala Robert Koch Institute yang mengoordinasikan tanggapan virus corona di Jerman.

Jerman memiliki korban kasus COVID-19 tertinggi keempat setelah Amerika Serikat, Spanyol, dan Italia hampir 100.000 dengan angka kematian yang turun ke 1.600 orang, angka yang relatif rendah berkat pengujian awal dan luas.

Pihak berwenang Jerman lebih berhati-hati dibanding beberapa negara Asia dalam menggunakan teknologi digital untuk memerangi virus corona, karena dikendalikan oleh undang-undang privasi data Eropa yang ketat dan memperhatikan skeptisisme publik.

Aplikasi Corona Data Donation besutan Jerman ini tersedia untuk diunduh di Google Play Store dan Apple App Store, secara gratis dan data akan diproses secara anonim. Untuk mendaftar, Pengguna harus memasukkan kode pos, usia, jenis kelamin, tinggi dan berat badan.

Data yang dibagikan oleh perangkat yang terhubung tersebut akan dipantau secara terus-menerus, dengan pembacaan seperti tingkat suhu tubuh dan jangka waktu tidur yang mengindikasikan apakah seseorang mungkin telah terpapar COVID-19.




Sumber: akurat.co

Senin, 06 April 2020

Perangi Covid-19, Begini Upaya Produsen Lampu Global Signify

Sumber: google.com


Produsen Lampu Signify menjadi salah satu perusahaan global yang mengambil peran dalam upaya memerangi wabah Virus Corona Covid-19.

CEO Signify, Eric Rondolat mengatakan sejak awal pihaknya telah membentuk tim khusus secara terpusat dan lokal. Tim khusus bertugas memantau situasi, merespons dengan cepat dan bertindak dengan tepat serta mengikuti saran dari pemerintah dan otoritas lokal.

"Tim khusus juga siap untuk meminimalkan dampak pada pengiriman dan tingkat layanan kepada pelanggan dan mitra kami," ujar Eric dilansir dari laman resmi Signify.

Pihaknya juga telah menerapkan berbagai kebijakan, termasuk pembatasan perjalanan dan akses ke pabrik. Termasuk langkah-langkah kebersihan dan kesehatan yang sangat ketat di pabrik, pusat logistik, dan pusat R&D.

Kemudian, Eric menuturkan cahaya memiliki peran penting dalam situasi seperti sekarang.

"Kami memasok lampu ke rumah sakit baru di Wuhan dan baru-baru ini meningkatkan produksi lampu UV-C kami yang digunakan untuk sterilisasi dan desinfeksi," tukas dia.

Di sisi lain, lanjut Eric, cahaya membantu menjaga kesejahteraan, keselamatan, dan keamanan seperti pada pusat logistik dan jalan raya hingga rumah kaca untuk produksi makanan dan mendukung mereka yang bekerja dari rumah.

"Apa prioritas utama Signifyselama ini? Jawabannya adalah kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan karyawan, pelanggan, mitra dan orang-orang di sekitar kita. Itulah prioritas nomor satu kami," pungkasnya.




Sumber: akurat.co

Minggu, 05 April 2020

Ada Syarat, YouTube Kini Izinkan Kreator Cari Uang dari Konten Virus Corona

Sumber: google.com


YouTube kembali mengubah kebijakan tentang Konten virus Corona di platformnya. Raksasa wadah berbagi video milik Google mengumumkan bahwa kreator di program mitranya sekarang dapat menghasilkan uang dari Konten terkait Covid-19.

YouTube menganggap virus Corona sebagai topik sensitif pada awal Maret lalu. Melakukan hal itu untuk melindungi merek agar iklannya tidak ditampilkan di samping video tentang peristiwa yang mengganggu.

Kala itu, YouTube membuat keputusan sebelum pandemi ini melanda Amerika Serikat. Ketika topik ini akan menjadi cerita yang mencakup semua hal yang memengaruhi kehidupan sehari-hari semua orang, CEO YouTube Susan Wojcicki pun mengumumkan bahwa beberapa kreator dan berita saluran memungkinkan untuk memonetisasi Konten virus Corona.

Sekarang YouTube berubah arah lagi. Kali ini perusahaan membuka topik untuk semua YouTuber yang telah disetujui agar dapat monetisasi secara umum. Seperti semua Konten yang dimonetisasi lainnya, YouTuber yang membuat Konten Corona harus mematuhi panduan Komunitas dan pedoman Iklan ramah perusahaan.

Menurut YouTube itu akan membuat jumlahnya menjadi terbatas atau bahkan tidak ada iklan pada Konten yang mengandung "rekaman menyedihkan," misalnya video yang berisi orang-orang yang "tampak menderita" dari Covid-19. Platform ini juga akan memperluas kebijakan iklan ini ke Konten prank dan tantangan terkait virus Corona.

YouTube juga menetapkan bahwa perubahan kebijakan ini akan mendemonstrasikan Konten yang mengandung informasi medis yang keliru. Platform mendefinisikan Konten ini sebagai klaim salah/tidak berdasar tentang penyebabnya, promosi obat atau penyembuhan berbahaya, asal atau penyebaran Covid-19 yang bertentangan dengan konsensus ilmiah.

Video yang mengklaim bahwa pemerintah atau perusahaan menciptakan virus sebagai bioweapon atau yang disebarkan melalui teknologi 5G termasuk dalam kategori ini. Ini juga termasuk Konten yang mengatakan Covid-19 menargetkan kelompok etnis dan video tertentu yang mengklaim pandemi adalah tipuan, penyamaran atau serangan yang disengaja.




Sumber: akurat.co

Buat User Samsung Galaxy M31, Baterai Jumbo untuk Fokus Belajar di Rumah

Sumber: google.com


Sudah tiga minggu pemerintah menetapkan anjuran untuk #dirumahsaja agar membantu meminimalisir permasalahan yang sedang dihadapi. Membuat kita harus merubah cara kita berkegiatan pada umumnya. teknologi tentu bisa menjadi solusi. Misalnya kegiatan belajar mengajar dilakukan via aplikasi conference call seperti Zoom atau Google Hangout via Smartphone

Namun, mengerjakan soal di aplikasi tidak jarang gangguan juga datang ketika kita berusaha fokus untuk belajar. Seperti keinginan membuka Instagram, ataupun ramainya chat di grup WhatsApp.

Nah, guna membantu pengguna agar tetap bisa fokus belajar, Samsung menyematkan satu fitur baru yang bisa dimanfaatkan di Samsung Galaxy M31 yaitu Focus Mode. Fitur ini diyakini dapat membantu pengguna mencapai learning goal mereka selama di rumah.

Pertama pengguna harus melakukan pengaturan lewat menu setting di Samsung Galaxy M31, pada bagian Digital Wellbeing dan Parental Controls. Setelah itu, geser tampilan menu ke atas dan temukan icon Focus Mode.

Pilih salah satu opsi antara Work Time atau Me Time, atau pengguna juga bisa memberikan nama sendiri untuk mode yang dipilihnya misalnya “Belajar Time”. Pilih mode yang kalian inginkan dengan memilih menu “add”, setelah itu tentukan aplikasi apa saja yang dibutuhkan untuk tetap fokus belajar.

Untuk mengakses Focus Mode setelah melakukan pengaturan, cara cepat untuk mengakses Focus Mode, cukup dengan 4 langkah berikut: buka fitur quick settings > geser ke kiri > cari ikon Focus Mode > pilih mode yang diinginkan > aktifkan. Bagi para orangtua yang ingin memanfaatkan fitur ini agar anaknya tetap fokus belajar, Samsung Galaxy M31 juga memiliki opsi app timers yang memberikan batasan pemakaian aplikasi pada jangka waktu tertentu.

Belajar dengan fitur Digital Wellbeing dan Focus Mode dapat membantu pengguna Samsung Galaxy M31 mencapai learning goal mereka sehari-hari, sehingga ampuh untuk menghasilkan proses belajar yang efektif.

Samsung Galaxy M31 juga dilengkapi dengan fitur lain untuk mendukung program belajar di rumah seperti RAM 6GB dan ruang penyimpanan internal 128GB upgradeable hingga 512GB untuk dapat menyimpan berbagai file pelajaran yang bisa dijadikan referensi dalam jumlah banyak.

Ditambah dengan baterai kuat 6.000 mAh, yang memberikan kenyamanan pengguna untuk dapat terus fokus tanpa harus memikirkan baterai akan lowbatt, dan juga tidak khawatir mata menjadi merah seharian menatap Smartphone, karena dilengkapi dengan layar 6,4 inci Super AMOLED.




Sumber: akurat.co

Skype Meet Now Hadir untuk Menutupi Kebutuhan Pandemi COVID-19

Sumber: google.com


Skype Meet Now adalah fungsi baru dari layanan konferensi video Microsoft. Meet Now tidak datang secara kebetulan, tetapi ada sebab-musababnya. Pertama, platform ini hadir untuk menutupi kebutuhan sebagian besar orang akan komunikasi pada periode karantina pandemi COVID-19.

Masifnya pandemi COVID-19 membuat layanan konferensi video mengalami ledakan bersejarah. Microsoft, selaku pengembang Skype mengungkapkan, layanan komunikasi dan sistem cloud-nya mengalami lonjakan hingga lebih dari 700%. Karenanya, terlepas dari semua penilaian, Skype Meet Now hadir pada waktu yang ideal untuk ekspansi.

Skype sudah menjadi salah satu tools terbaik di segmen ini. Sebab, Skype Meet Now berfokus pada fitur yang juga membuat Zoom sukses dalam beberapa waktu terakhir ini.

Secara khusus, Skype Meet Now memungkinkan konferensi video tanpa perlu mendaftar di mana pun, atau mengunduh dan menginstal aplikasi apa pun. Fitur lain dari SkypeMeet Now termasuk kemampuan untuk merekam panggilan serta mengaburkan dan berbagi layar. Batas pengguna simultan tidak ditentukan, sehingga layanan ini memungkinkan hingga 50 orang berpartisipasi.




Sumber: akurat.co

Kamis, 02 April 2020

Xiaomi Tawarkan Pengiriman Produk ke Rumah untuk Dukung Social Distancing

Sumber: google.com


Raksasa pembuat smartphone Xiaomimendukung kampanye Social Distancing agar masyarakat tetap di rumah untuk mencegah wabah Virus Corona Covid-19.

Salah satunya dengan meluncurkan sebuah inisiatif baru yang membuat calon konsumen tetap bisa membeli produk-produk Xiaomi yang akan dikirimkan ke rumah.

"Kami menyebut inisiatif ini dengan nama Mi Shop from Home," ujar Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse lewat live streaming pada Kamis (2/4/2020).

Xiaomi menurutnya berharap inisiatif ini dapat mendorong lebih banyak orang untuk tetap di rumah dan dengan nyaman berbelanja lewat Mi Shop from home. Ikuti tautan ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang program Mi Shop from home: www.bit.ly/MiShopfromHome

Sebelumnya, Xiaomi mengirimkan sumbangan 100 ribu masker dan 200 pengukur suhu badan untuk membantu tenaga kesehatan di Indonesia menghadapi wabah Covid-19.

Sumbangan tersebut diserahkan Xiaomikepada pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Indonesia.



Sumber: akurat.co

Rabu, 01 April 2020

Terapkan Social Distancing, Telkomsel Bikin Inisiatif #DirumahTerusMaju

Sumber: google.com


Sebagai salah satu bentuk gerakan solidaritas bersama dan sesuai dengan imbauan pemerintah RI untuk mengutamakan aktivitas di rumah, Telkomsel mendedikasikan potensi perusahaan untuk membantu masyarakat Indonesia melewati tantangan melalui gerakan #DiRumahTerusMaju ditengah panduan Social Distancing.

Inisiatif #DiRumahTerusMaju merupakan gerakan solidaritas untuk bersama-sama menjaga Indonesia dengan mensinergikan seluruh aset di ekosistem digital Telkomsel dalam bidang e-learning, e-health, e-commerce, e-donation, entertainment, serta mengoptimalkannya dengan menggandeng para pelaku industri terkait.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, saat ini kita semua perlu saling menjaga jarak untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Telkomsel sebagai leading telco digital company berkomitmen mengambil peran sebagai connectivity enabler untuk menjaga masyarakat dapat terus terhubung dan bermanfaat bagi satu sama lain.

"Melalui #DiRumahTerusMaju, Telkomsel memaknai semangat gotong royong yang didorong pemerintah RI dengan mensinergikan ekosistem digital yang selama ini telah kami bangun sekaligus mengoptimalkannya dengan bergandengan tangan dan berkolaborasi dengan para mitra dan pemangku kepentingan di berbagai bidang yang memiliki tekad yang sama untuk membantu masyarakat Indonesia," kata Hantoro.

"Telkomsel meyakini bahwa kita dapat melewati ujian ini jika semua pihak turut berkontribusi untuk bersama-sama menjaga Indonesia," tambahnya.

Di sektor pendidikan, Telkomsel menggandeng sejumlah platform e-learning, Perguruan Tinggi dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud RI). Guna mendukung aktivitas bekerja dari rumah (working from home), pada program e-productivity ini, Telkomsel menghadirkan paket harga khusus serta bebas kuota untuk fitur layanan solusi bisnis korporasi CloudX Telkomsel.

Untuk menjaga agar masyarakat #DiRumahTerusTerhibur, lewat program entertainment pelanggan dapat menyaksikan berbagai macam film/video berkualitas melalui aplikasi MAXstream, serta untuk memudahkan masyarakat dalam menjaga kesehatan dan mengakses informasi medis dan layanan kesehatan berbasis aplikasi, Telkomsel berkolaborasi dengan platform aplikasi e-health seperti Halodoc dan Alodokter menghadirkan #DiRumahTerusSehat.

Tidak hanya itu, Telkomselberkolaborasi dengan platform crowdfunding kitabisa.com dan Benih Baik berupaya untuk mendorong kontribusi masyarakat Indonesia dengan memberikan donasi untuk mereka yang terdampak pandemic Covid-19, termasuk para tenaga medis yang berjuang di garis terdepan melalui bidang e-donation.

"Telkomsel berterima kasih dan menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada semua pemangku kepentingan yang ikut berkontribusi dalam gerakan #DiRumahTerusMaju. Kami optimis, kita sebagai satu kesatuan masyarakat Indonesia bisa melewati masa sulit ini dengan baik," tutup Setyanto.




Sumber: akurat.co

Negara-negara Ini Alami Peningkatan Penggunaan Wifi Akibat Wabah Corona

Sumber: google.com


Perusahaan analitik mobile Opensignal telah menerbitkan analisis mengenai penggunaan seluler selama situasi pandemi Virus Corona Covid-19. Opensignal menganalisa jumlah rata-rata waktu yang dihabiskan pengguna Smartphone yang terhubung ke Wifi di berbagai wilayah dan negara.

Hasilnya, waktu yang dihabiskan oleh pengguna Smartphone dalam memanfaatkan Wifi telah meningkat di banyak negara. Terdapat kenaikan yang drastis pada minggu ke-3 Maret di negara-negara berkembang di berbagai benua.

Senior Analyst Opensignal, Sam Fenwick mengatakan di beberapa negara, persentase waktu yang dihabiskan masyarakatnya untuk terhubung ke jaringan Wifi meningkat bahkan sebelum pemerintah memberlakukan tindakan karantina secara resmi. Seperti di banyak provinsi utara Italia selama tahap awal wabah Virus Corona.

Sampai saat ini, lonjakan dari minggu ke minggu tertinggi dicatat oleh pengguna di Spanyol. Ini merupakan lockdown seminggu penuh pertama bagi Spanyol, di mana negara tersebut juga dinyatakan sebagai negara kedua terparah di Eropa yang dilanda wabah Covid-19.

Italia melihat perubahan ini terjadi lebih awal, dengan peningkatan yang sudah dimulai pada minggu terakhir bulan Februari. Di benua Amerika Utara, Kanada mengalami peningkatan signifikan dalam persentase waktu yang dihabiskan pengguna Smartphone untuk terhubung ke jaringan Wifi di minggu ketiga, dimulai pada 16 Maret.

Untuk Amerika Selatan, waktu penggunaan Wifi lebih banyak pada minggu ketiga Maret sejauh ini dialami Peru dengan peningkatan dari minggu ke minggu terbesar. Di Asia, Opensignal mengamati adanya lonjakan waktu pengunaan Wifi dari minggu ke minggu di Filipina pada minggu ketiga Maret.

Negara lain juga mengalami peningkatan yang signifikan pada minggu ketiga Maret, termasuk Malaysia dan Australia. Namun, waktu penggunaan Wifi menurun di Korea Selatan, kemungkinan dikarenakan berkurangnya kekhawatiran masyarakat setempat untuk sementara ini.

Sam menuturkan ketika orang lebih banyak di rumah, maka waktu penggunaan Wifi pun meningkat.

"Biasanya, orang lebih banyak menghabiskan waktu mereka untuk terhubung ke jaringan Wifi pada akhir pekan dan selama hari libur nasional. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan waktu yang dihabiskan di rumah," ujarnya.

Berbeda dengan banyak negara lain, Opensignal tidak mendeteksi peningkatan signifikan di Indonesia antara minggu ke-2 Januari dan Minggu ke-3 Maret. Sama halnya juga di Singapura dan Jepang.




Sumber: akurat.co

Senin, 30 Maret 2020

Tangani COVID-19, Good Doctor dan BNPB Jalin Kerjasama

Sumber: google.com


Salah satu perusahaan penyedia layanan kesehatan berbasis teknologi, Good Doctor menegaskan upayanya dalam mendukung pemerintah melayani masyarakat dan mempercepat penanganan COVID-19 di Indonesia. Lewat pemanfaatan teknologi yang disediakan Good Doctor oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna mendukung Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia mengungkapkan bahwa Good Doctor siap tanggap mendukung dan membantu pemerintah dalam penanganan COVID-19 di Indonesia.

"Kami yakin layanan dan teknologi yang kami miliki dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan dalam memerangi pandemi ini, sebagaimana kami juga telah berkomitmen mendukung Kementerian Kesehatan," katanya melalui keterangan resmi yang diterima AkuratIptek, Senin (30/3/2020).

Selain pemanfaatan teknologi yang bisa digunakan oleh BNPB, Good Doctor juga berkolaborasi bersama OVO dan Tokopedia untuk mendonasikan dana sebesar Rp3 miliar kepada BNPB.

Nantinya, donasi akan disalurkan melalui program 'Benih Baik' untuk membantu penyediaan Alat Perlindungan Diri (APD) bagi para tenaga medis yang menjadi garda depan penanganan COVID-19 di berbagai fasilitas medis.

Inisiatif gabungan ini diharapkan menjadi ajakan bagi seluruh kalangan masyarakat agar menyatukan suara dan langkah, bergotong royong menekan laju penyebaran COVID-19.

Menanggapi hal ini, Arya Sinulingga, Staff Khusus Menteri BUMN dan anggota tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengatakan dalam situasi seperti sekarang ini penting untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak demi mempercepat penanganan COVID-19.

Penggunaan teknologi yang dihadirkan Good Doctor dan startup lainnya diharapkan bisa memfasilitasi pasien atau masyarakat untuk melakukan pemeriksaan medis di rumah.

"Kami menggandeng seluruh platform telemedis untuk membantu pasien dalam melakukan isolasi mandiri. Untuk itu kami menyambut baik Good Doctor (GrabHealth) sebagai mitra startup yang turut mendukung tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona di Indonesia," tukas Arya.




Sumber: akurat.co

Minggu, 29 Maret 2020

Perangi Corona, Volkswagen Impor Peralatan Medis ke Jerman

Sumber: google.com


Pabrikan mobil Jerman Volkswagen mengumumkan bahwa mereka telah mengimpor Peralatan Medis dari Tiongkok senilai 40 juta euro ke Jerman pada hari Sabtu. Peralatan Medis berfungsi untuk membantu para pekerja kesehatan dalam perang melawan wabah virus Corona Covid-19.

Peralatan Medis termasuk masker wajah, sarung tangan, desinfektan, termometer klinis, kacamata pelindung, dan pakaian pelindung.

Seperti yang diklaim perusahaan, pengiriman pertama termasuk 400.000 masker wajah, 240.000 untuk fasilitas medis di seluruh Jerman dan 160.000 untuk rumah sakit dan dokter di Lower Saxony.

Mengomentari inisiatif ini, anggota dewan HR Volkswagen Gunnar Kilian mengatakan praktisi medis dan perawat di layanan kesehatan masyarakat membutuhkan dukungan penuh dalam memerangi virus corona.

"Dengan donasi kami, kami ingin memberikan kontribusi kami di Jerman dan khususnya di Lower Saxony," ujarnya.

"Lower Saxony adalah rumah bagi Volkswagen. Grup kami memiliki lebih dari 130.000 karyawan di sini; ribuan orang juga dipekerjakan oleh sekitar 3.500 pemasok," tandas Kilian.

Pekan lalu, Volkswagen menyumbangkan 200.000 kategori masker wajah FFP-2 dan FFP-3 untuk layanan kesehatan masyarakat.




Sumber: akurat.co

Tokoh Dunia Dunia Imbau Penggemar untuk Tetap di Rumah Melalui Youtube

Sumber: google.com


Lebih dari 100 bintang YouTube atau Youtuber dunia telah merekam pesan video yang mendesak penggemar mereka untuk tinggal di rumah selama wabah virus Corona Covid-19.

Video ini diperkenalkan oleh JJ Olatunji yang dikenal secara online sebagai KSI Ia memiliki lebih dari 21 juta pelanggan di platform klip video.

"Kami di sini ingin menyebarkan kesadaran tentang saran pemerintah Inggris saat ini untuk tinggal di rumah," katanya melansir BBC.

Video itu di-posting oleh Sidemen, yang memiliki 7,6 juta pelanggan. Selain bintang YouTube, mantan pesepakbola Rio Ferdinand, penyanyi Jess Glynne, dan narator Love Island Iain Stirling adalah beberapa wajah terkenal yang muncul.

Olatunji menyatakan pendapatan iklan yang diperoleh dari video akan disumbangkan. Janji tersebut mengikuti janji instruktur kebugaran Joe Wicks untuk memberikan "setiap sen" dari sesi YouTube PE-nya yang ditayangkan langsung ke layanan kesehatan.




Sumber: akurat.co