Tampilkan postingan dengan label Virus Corona. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Virus Corona. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 April 2020

Seluruh Pekerja Samsung Display di Vietnam Dikarantina

Sumber: google.com


Pihak berwenang di Vietnam telah memerintahkan warganya yang bekerja di unit Samsung Display untuk melakukan karantina secara mandiri, setelah seorang pekerja dinyatakan positif terkena Virus Corona.

Seorang pekerja berusia 25 tahun dari unit EQC-SI dari pabrik Display Samsung di provinsi Bac Ninh dinyatakan positif pada hari Minggu kemarin. Kabar ini dari pernyataan yang dirilis oleh gugus tugas anti COVID-19 dari provinsi, Bac Giang.

Induk Samsung Electronics Co Ltd telah mengonfirmasi kasus ini, tetapi mengatakan lini produksi Samsung Display di Vietnam tidak akan terpengaruh.

Nguyen Huong Giang, ketua Komite Rakyat provinsi Bac Ninh mengatakan bahwa terdapat 44 warganya di pabrik tersebut telah dikarantina. Seluruh fasilitas pabrik serta bus yang digunakan untuk mengangkut pekerja telah disemprot dengan desinfektan.

Samsung Electronics adalah investor asing tunggal terbesar di negara Asia Tenggara. Pengirimannya sebagian besar merupakan perangkat smartphone, sekitar seperempatnya di ekspor dari Vietnam.

Kementerian kesehatan Vietnam telah melaporkan 262 kasus COVID-19 di negara itu, dan sampai saat ini belum ada angka kematian.



Sumber: akurat.co

Rabu, 08 April 2020

Diklaim Bisa Bunuh Virus Corona Hingga HIV, Gorry Holdings Produksi Bilik Sterilisasi

Sumber: google.com


Perusahaan health-tech Gorry Holdings bersinergi dengan perusahaan penyedia design & built Persegi serta platform peer to peer lending (P2P) Gradana memproduksi dan memberikan pengadaan untuk sterilizer room.

Yakni sebuah Bilik Sterilisasi yang digunakan untuk mencegah mikroorganisme berbahaya terbawa masuk ke dalam ruangan melalui pakaian, tas dan barang bawaan. Kotak anti kuman dan virus tersebut bisa ditempatkan di gedung-gedung perkantoran, pusat perbelanjaan dan kompleks perumahan.

Gorry Holdings menyediakan cairan pembersih yang komposisinya menggunakan senyawa kimia tidak berbahaya dan ekstrak minyak tumbuhan. Bahan tersebut juga mengandung pH modifier dan aman untuk lingkungan, bahkan memiliki efek minimum terhadap kulit manusia.

“Ada banyak cara untuk menghindari Covid-19. Selain mengukur suhu tubuh, juga bisa menggunakan sterilizer room. Upaya-upaya seperti ini dilakukan untuk mensterilisasikan pakaian yang akan dikenakan pengunjung hingga barang yang dibawa, seperti tas, yang akan masuk ke area publik, baik di masa karantina wilayah maupun pasca karantina,” ujar CEO GorryHoldings.

Ia menuturkan dengan kandungan hanya 0,05 persen dari air, cairan tersebut sangat efektif untuk mencegah pencemaran renik dan mikro organisme seperti bakteri, virus dan kuman. Virus yang bisa mati karena cairan ini selain Corona adalah HIV, Hepatitis B, Herpes tipe 1 dan 2, influenza tipe A, rubella dan sebagainya.

Adapun bakteri yang termasuk efektif untuk dibasmi dengan bahan ini adalah Staphylococcus Aureus, E. Coli, Pseudomonas Aeruginosa, Enterococcus, Enterobacter Aerogenes & Cloacae, Salmonella Typhimurium, Proteus Mirabilis & Vulgaris, Chlamydia dan Psittaci. Sedangkan dari kategori jamur adalah Canadida Slbicans dan Aspergillus Niger.

“Komposisinya 1 banding 75 antara sterilizing fluid dan air. Selain itu, derajat keasamannya pun netral, tidak seperti cairan disinfektan yang kerap menjadi perdebatan. Biaya per penyemprotan juga sangat ekonomis, bisa kurang dari Rp200 per penggunaan dalam Bilik Sterilisasi," pungkas Herry.




Sumber: akurat.co

Di Tengah Wabah Corona, Karyawan Amazon Khawatir Bekerja

Sumber: google.com


Pekerja di gudang Amazon dan fasilitas pengiriman mengatakan mereka takut bekerja di tengah wabah Virus Corona Covid-19. Pekerja meminta perusahaan untuk berbuat lebih banyak dalam meningkatkan keselamatan.

“Kami tidak punya lagi tisu dan pembersih tangan. Kami tidak menyediakan masker, tidak memiliki sarung tangan yang tepat, dan tidak semuanya disanitasi dan dibersihkan sebelum digunakan," kata seorang pekerja gudang Amazon di Phoenix, Arizona.

Pekerja lain di fasilitas di mana terdapat setidaknya satu kasus positif Covid-19 mengatakan mereka tidak ditutup untuk pembersihan mendalam. Pekerja menuturkan tidak ada jarak fisik lantaran ratusan orang dapat bekerja di gedung yang sama selama shift.

Beberapa juga mengatakan bahwa manajemen raksasa E-Commerce itu menunda berbagi berita pekerja yang positif Covid-19 setelah ikut tes. Setidaknya 50 gudang Amazon di AS telah mengkonfirmasi satu atau lebih karyawan dinyatakan positif terkena Virus Corona.

Hal itu mengingat jaringan fasilitas Amazon yang dioperasikan oleh sekitar 400.000 pekerja tetap buka saat pesanan online melonjak. Pekerja di gudang Amazon di New York City, Chicago dan Detroit mengadakan pemogokan sebagai protes atas kondisi kerja selama pandemi.




Sumber: akurat.co

Senin, 06 April 2020

Perangi Covid-19, Begini Upaya Produsen Lampu Global Signify

Sumber: google.com


Produsen Lampu Signify menjadi salah satu perusahaan global yang mengambil peran dalam upaya memerangi wabah Virus Corona Covid-19.

CEO Signify, Eric Rondolat mengatakan sejak awal pihaknya telah membentuk tim khusus secara terpusat dan lokal. Tim khusus bertugas memantau situasi, merespons dengan cepat dan bertindak dengan tepat serta mengikuti saran dari pemerintah dan otoritas lokal.

"Tim khusus juga siap untuk meminimalkan dampak pada pengiriman dan tingkat layanan kepada pelanggan dan mitra kami," ujar Eric dilansir dari laman resmi Signify.

Pihaknya juga telah menerapkan berbagai kebijakan, termasuk pembatasan perjalanan dan akses ke pabrik. Termasuk langkah-langkah kebersihan dan kesehatan yang sangat ketat di pabrik, pusat logistik, dan pusat R&D.

Kemudian, Eric menuturkan cahaya memiliki peran penting dalam situasi seperti sekarang.

"Kami memasok lampu ke rumah sakit baru di Wuhan dan baru-baru ini meningkatkan produksi lampu UV-C kami yang digunakan untuk sterilisasi dan desinfeksi," tukas dia.

Di sisi lain, lanjut Eric, cahaya membantu menjaga kesejahteraan, keselamatan, dan keamanan seperti pada pusat logistik dan jalan raya hingga rumah kaca untuk produksi makanan dan mendukung mereka yang bekerja dari rumah.

"Apa prioritas utama Signifyselama ini? Jawabannya adalah kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan karyawan, pelanggan, mitra dan orang-orang di sekitar kita. Itulah prioritas nomor satu kami," pungkasnya.




Sumber: akurat.co

Sepanjang Maret 2020, Penjualan Foxconn Anjlok

Sumber: google.com


Penjualan perangkat di Hon Hai Precision Industry Taiwan, atau pemasok utama produk Apple Inc yang dikenal dengan nama dagangnya Foxconn, turun sebesar 7,7 persen pada bulan Maret.

Vendor elektronik terbesar di dunia itu melaporkan pendapatan 347,7 miliar dolar Taiwan atau sekitar 11,51 miliar dolar Amerika pada Maret, turun dari 376,6 miliar dolar Taiwan dari tahun sebelumnya.

Lebih lengkapnya, perusahaan mengungkapkan bahwa penghasilan dari bulan Januari hingga Maret hanya mencapai 929,7 miliar dolar Taiwan, turun 12,0 persen dari tahun sebelumnya.

Sebelumnya pada bulan lalu, Foxconn telah melaporkan Penurunan laba 23,7 persen dalam tiga bulan terakhir 2019 karena adanya dampak pandemi Virus Corona yang berdampak pada permintaan dari pelanggan utama mereka.

Semua keterangan terkait keuntungan tersebut disampaikan Foxconn ke pengajuan bursa Saham negara Taiwan pada hari ini, yang menyatakan bahwa secara keseluruhan penjualan mereka mengalami Penurunan akibat wabah Virus Corona.




Sumber: akurat.co

Kamis, 02 April 2020

Xiaomi Tawarkan Pengiriman Produk ke Rumah untuk Dukung Social Distancing

Sumber: google.com


Raksasa pembuat smartphone Xiaomimendukung kampanye Social Distancing agar masyarakat tetap di rumah untuk mencegah wabah Virus Corona Covid-19.

Salah satunya dengan meluncurkan sebuah inisiatif baru yang membuat calon konsumen tetap bisa membeli produk-produk Xiaomi yang akan dikirimkan ke rumah.

"Kami menyebut inisiatif ini dengan nama Mi Shop from Home," ujar Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse lewat live streaming pada Kamis (2/4/2020).

Xiaomi menurutnya berharap inisiatif ini dapat mendorong lebih banyak orang untuk tetap di rumah dan dengan nyaman berbelanja lewat Mi Shop from home. Ikuti tautan ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang program Mi Shop from home: www.bit.ly/MiShopfromHome

Sebelumnya, Xiaomi mengirimkan sumbangan 100 ribu masker dan 200 pengukur suhu badan untuk membantu tenaga kesehatan di Indonesia menghadapi wabah Covid-19.

Sumbangan tersebut diserahkan Xiaomikepada pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Indonesia.



Sumber: akurat.co

Rabu, 01 April 2020

Negara-negara Ini Alami Peningkatan Penggunaan Wifi Akibat Wabah Corona

Sumber: google.com


Perusahaan analitik mobile Opensignal telah menerbitkan analisis mengenai penggunaan seluler selama situasi pandemi Virus Corona Covid-19. Opensignal menganalisa jumlah rata-rata waktu yang dihabiskan pengguna Smartphone yang terhubung ke Wifi di berbagai wilayah dan negara.

Hasilnya, waktu yang dihabiskan oleh pengguna Smartphone dalam memanfaatkan Wifi telah meningkat di banyak negara. Terdapat kenaikan yang drastis pada minggu ke-3 Maret di negara-negara berkembang di berbagai benua.

Senior Analyst Opensignal, Sam Fenwick mengatakan di beberapa negara, persentase waktu yang dihabiskan masyarakatnya untuk terhubung ke jaringan Wifi meningkat bahkan sebelum pemerintah memberlakukan tindakan karantina secara resmi. Seperti di banyak provinsi utara Italia selama tahap awal wabah Virus Corona.

Sampai saat ini, lonjakan dari minggu ke minggu tertinggi dicatat oleh pengguna di Spanyol. Ini merupakan lockdown seminggu penuh pertama bagi Spanyol, di mana negara tersebut juga dinyatakan sebagai negara kedua terparah di Eropa yang dilanda wabah Covid-19.

Italia melihat perubahan ini terjadi lebih awal, dengan peningkatan yang sudah dimulai pada minggu terakhir bulan Februari. Di benua Amerika Utara, Kanada mengalami peningkatan signifikan dalam persentase waktu yang dihabiskan pengguna Smartphone untuk terhubung ke jaringan Wifi di minggu ketiga, dimulai pada 16 Maret.

Untuk Amerika Selatan, waktu penggunaan Wifi lebih banyak pada minggu ketiga Maret sejauh ini dialami Peru dengan peningkatan dari minggu ke minggu terbesar. Di Asia, Opensignal mengamati adanya lonjakan waktu pengunaan Wifi dari minggu ke minggu di Filipina pada minggu ketiga Maret.

Negara lain juga mengalami peningkatan yang signifikan pada minggu ketiga Maret, termasuk Malaysia dan Australia. Namun, waktu penggunaan Wifi menurun di Korea Selatan, kemungkinan dikarenakan berkurangnya kekhawatiran masyarakat setempat untuk sementara ini.

Sam menuturkan ketika orang lebih banyak di rumah, maka waktu penggunaan Wifi pun meningkat.

"Biasanya, orang lebih banyak menghabiskan waktu mereka untuk terhubung ke jaringan Wifi pada akhir pekan dan selama hari libur nasional. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan waktu yang dihabiskan di rumah," ujarnya.

Berbeda dengan banyak negara lain, Opensignal tidak mendeteksi peningkatan signifikan di Indonesia antara minggu ke-2 Januari dan Minggu ke-3 Maret. Sama halnya juga di Singapura dan Jepang.




Sumber: akurat.co

Minggu, 29 Maret 2020

Spotify Kini Siap Membantu Musisi yang Terkena Dampak Covid-19

Sumber: google.com


Platform streaming musik Spotify mengumumkan akan membantu Musisi yang terkena dampak wabah Virus Corona Covid-19. Seniman memang salah satu pihak yang diprediksi akan sangat terpukul oleh wabah ini, karena banyak mengandalkan pertunjukan untuk menghasilkan uang.

Spotify mengatakan mereka meluncurkan fitur yang memungkinkan untuk menautkan keluar dari aplikasi ke halaman Sumbangan alternatif. Perusahaan juga menciptakan Spotify Covid-19 Music Relief untuk menyalurkan Sumbangan kepada organisasi hingga $ 10 juta.

Spotify akan menyumbangkan uang ke beberapa organisasi seperti MusiCares, Yayasan PRS, dan Help Musicians.

"Pada masa-masa tantangan besar, musik membantu mengangkat kita. Tapi saat ini, ribuan profesional kreatif di industri musik membutuhkan bantuan kami," demikian pernyataan Spotify.

Menurut perusahaan, layanan streaming masih memberi artis cara untuk terhubung dengan penggemar mereka.




Sumber: akurat.co

Kamis, 26 Maret 2020

Siasati Dampak Virus Corona, Alibaba Cloud Tawarkan Solusi untuk E-Commerce

Sumber: google.com


Alibaba Cloud memberikan serangkaian solusi E-Commerce untuk bisnis yang terkena dampak buruk wabah Virus Corona Covid-19.

Solusi khusus ini akan memungkinkan peritel meluncurkan platform E-Commerce B2C dalam waktu lima hari.

Solusi E-Commerce Alibaba Cloud menyediakan serangkaian produk dan solusi yang siap digunakan pada komputasi, database, multimedia dan live video streaming, kolaborasi dan analisis data, serta keamanan. Hal itu untuk membantu peritel meluncurkan bisnis E-Commerce dengan cepat.

"Solusi yang disesuaikan memastikan keberlangsungan bisnis dan mempercepat transformasi digital," ujar Selina Yuan selaku President of International Business Alibaba Cloud Intelligence dalam keterangan tertulis kepada AkuratIptek.

Dengan solusi E-Commerce Alibaba Cloud, perusahaan tradisional mampu mengubah model bisnisnya. Perusahaan dapat mengadakan sesi livestreaming untuk merekomendasikan produk mereka pada saluran E-Commerce dan menerapkan layanan pelanggan omnichannel.

Pakar Alibaba Cloud yang memiliki banyak pengalaman dalam bidang E-Commerce juga akan memberikan pelatihan praktik jarak jauh dengan fokus pada pasar.

Alibaba Cloud sendiri meluncurkan kampanye khusus untuk mendukung bisnis melawan Virus Corona melalui teknologi. Organisasi yang memenuhi syarat akan ditawarkan US $1.000 kredit cloud dan dapat mendaftar solusi E-Commerce secara gratis selama 3 bulan.




Sumber: akurat.co

Rabu, 25 Maret 2020

Intel Tunda Rencana Pembelian Saham Akibat Virus Corona

Sumber: google.com


Pembuat chip Intel Corp menunda rencananya untuk kembali membeli Saham dan memperingatkan bahwa pandemi Virus Corona dapat berdampak pada bisnisnya, bahkan saat pabriknya tetap beroperasi.

Perusahaan mengungkapkan bahwa penangguhan pembelian Sahamtersebut tidak beserta dengan pembayaran dividen.

Dividen sendiri ialah pembagian laba kepada pemegang Saham berdasarkan banyaknya Saham yang dimiliki. Pembagian ini akan mengurangi laba ditahan dan kas yang tersedia bagi perusahaan, tetapi distribusi keuntungan kepada para pemilik adalah tujuan utamanya.

Sebelumnya, rencana ini telah diupayakan oleh Intel, di mana pada Okober 2019 perusahaan akan membeli kembali Saham senilai 20 miliar dolar AS selama 15 hingga 18 bulan ke depan.

Namun, perusahaan baru membelinya sekitar 7,6 miliar dolar AS di kuartal pertama dan keempat.

Keputusan Intel mengikuti langkah dari beberapa perusahaan raksasa termasuk AT&T Inc dan Boeing Co, yang pekan lalu mengumumkan rencana serupa.




Sumber: akurat.co

Rabu, 05 Februari 2020

Isu Wabah Corona, Harga Bawang Putih Melonjak Tinggi

Sumber: google.com


Harga Komoditas Bawang Putih di Kota Semarang mengalami kenaikan siginfikan dalam sepekan terakhir. Kenaikan tersebut diduga karena adanya pembatasan pasokan dan isu wabah corona.

Baru 5 hari ini sudah naik. Perkilo Rp55 ribu. Sebelumnya Rp35 ribu, terus Rp40 ribu, sekarang sampai Rp55 ribu, ujar salah satu pedagang bawang putih.

Yani pun menambahkan, jika harga Bawang Putih di Kota Semarang diperkirakannya akan terus mengalami kenaikan harga. Mengingat saat ini pasokan mengalami penurunan.

Harganya mungkin bisa naik lagi, karena pasokan terbatas. Kita pokoknya ngikutin harga dari pemasok. Kalau naik ya pastinya kita naik, tambahnya.

Berbeda halnya dengan komoditas bawang merah, lanjut Yani, tidak mengalami kenaikan harga seperti komoditas bawang putih.

Kalau bawang merah tetap, harganya nggak naik signifikan kayak bawang putih. Harganya sekitar Rp23 ribu per kilonya, tukasnya.




Sumber: Ayosemarang.com