Tampilkan postingan dengan label Papua Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Papua Barat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Mei 2022

Ikut Pelaksanaan BIAN 2022, Puluhan Murid SD Inpres 39 Ayambori Terima Imunisasi MR

Tepat pada Selasa, 24 Mei 2022 kemarin, puluhan murid di Sekolah Dasar (SD) Inpres 39 Ayambori, Manokwari menerima imunisasi MR. Diketahui, imunasi MR bertujuan untuk mencegah penyakit campak dan rubella dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022.

Koordinator imunisasi Puskesmas Pasir Putih Manokwari Timur, Yosina Kondologit, mengatakan bahwa imunisasi MR di tingkat SD dan posyandu merupakan salah satu upaya jemput bola petugas kesehatan dalam program imunisasi rutin yang sempat terhambat Pandemi COVID-19 di daerah itu.

“Hari ini sekitar 75 anak di SD Inpres 39 Ayambori Manokwari Timur sudah disuntik vaksin MR dalam pelaksanaan BIAN 2022. Kegiatan imunisasi ini sangat didukung oleh orangtua dan pihak sekolah,” ujar Yosina.

Yosina pun berharap adanya peran aktif orangtua di wilayah Distrik Manokwari Timur untuk mengantarkan anaknya ke puskesmas yang melaksanakan pelayanan imunisasi.

Sebelumnya, dr. Nurma, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, mengatakan bahwa sasaran pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 di Provinsi Papua Barat terbanyak di Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong.

“Pelaksanaan BIAN akan lebih banyak di Manokwari dan Kota Sorong untuk menggenjot cakupan imunisasi rutin anak yang sempat menurun selama pandemi COVID-19,” katanya.

Ia menyebutkan, melalui pelaksanaan BIAN 2022, ribuan anak akan mendapatkan imunisasi tambahan dengan pemberian satu dosis imunisasi campak Rubella kepada anak usia 9 bulan sampai dengan 12 tahun.

“Di Kabupaten Manokwari, sekitar 1.390 anak belum mendapatkan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), dan Kota Sorong sekitar 1.618 anak,” ujar Nurma.

Selanjutnya terkait Imunisasi Kejar atau pemberian imunisasi melengkapi status imunisasi yang belum lengkap, juga tertinggi di Manokwari dan Kota Sorong.

“Kabupaten Manokwari sekitar 4.806 anak dan Kota Sorong sekitar 4.543 anak usia 1 sampai dengan 5 tahun yang akan diberikan satu atau lebih jenis imunisasi untuk melengkapi status imunisasi yang belum lengkap ketika masih bayi atau berumur di bawah 1 tahun,” ujarnya.

Rabu, 18 Mei 2022

Tak Digaji 3 Bulan, Ratusan Guru di Teluk Bintuni Gelar Aksi Mogok Mengajar

Ratusan guru kontrak dan Kepala Sekolah dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat mogok mengajar sejak 13 Mei 2022. Namun saat ini sudah kembali mengajar di sekolah mulai Rabu (18/5).

Aksi mogok mengajar merupakan pilihan terakhir yang diambil oleh ratusan guru kontrak bersama PGRI daerah terserbut. Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Teluk Bintuni Simon Kambia. Adanya aksi tersebut bertujuan untuk mendesak pemda Teluk Bintuni agar segera menyelesaikan gaji guru kontrak yang belum terbayarkan.

"Perjuangan menuntut hak para guru kontrak yang belum dibayar selama tiga bulan hingga realisasi Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) tahap empat bukan berakhir pada pencabutan aksi mogok ini, tetapi akan menjadi perhatian serius PGRI," kata Ketua PGRI Kabupaten Teluk Bintuni Simon Kambia saat dimintai konfirmasi pada Selasa malam.

PGRI Teluk Bintuni dan para guru kontrak menyatakan bahwa gaji tiga bulan guru kontrak tahun 2021 dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) tahap empat yang belum direalisasikan merupakan tanggungan Dinas Pendidikan setempat.

Simon mengatakan bahwa selanjutnya PGRI bersama para guru kontrak akan menempuh cara yang lebih bijak untuk menyampaikan tuntutan, antara lain dengan menemui langsung Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw untuk meminta penjelasan.

"Hari ini kami sudah datangi Kantor Bupati Teluk Bintuni, namun Pak Bupati masih berada di luar daerah, sehingga kami bersepakat kembali mengajar mulai besok sambil menunggu kepulangan Bupati dari luar daerah," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Teluk Bintuni Daniel Dudung saat dimintai keterangan enggan menyampaikan tanggapan mengenai aksi mogok mengajar yang dilakukan oleh guru-guru kontrak di wilayahnya.

"Saya mohon maaf, karena sifatnya prinsip sekali dan saya hanya bawahan sehingga tidak bisa saya ceritakan. Kecuali untuk Ujian Nasional (UN) Sekolah Dasar 17 sampai dengan 19 Mei 2022 tetap dilaksanakan tepat waktu," kata Daniel Dudung melalui layanan pesan singkat.