Tampilkan postingan dengan label E-Commerce. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label E-Commerce. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 April 2020

Di Tengah Wabah Corona, Karyawan Amazon Khawatir Bekerja

Sumber: google.com


Pekerja di gudang Amazon dan fasilitas pengiriman mengatakan mereka takut bekerja di tengah wabah Virus Corona Covid-19. Pekerja meminta perusahaan untuk berbuat lebih banyak dalam meningkatkan keselamatan.

“Kami tidak punya lagi tisu dan pembersih tangan. Kami tidak menyediakan masker, tidak memiliki sarung tangan yang tepat, dan tidak semuanya disanitasi dan dibersihkan sebelum digunakan," kata seorang pekerja gudang Amazon di Phoenix, Arizona.

Pekerja lain di fasilitas di mana terdapat setidaknya satu kasus positif Covid-19 mengatakan mereka tidak ditutup untuk pembersihan mendalam. Pekerja menuturkan tidak ada jarak fisik lantaran ratusan orang dapat bekerja di gedung yang sama selama shift.

Beberapa juga mengatakan bahwa manajemen raksasa E-Commerce itu menunda berbagi berita pekerja yang positif Covid-19 setelah ikut tes. Setidaknya 50 gudang Amazon di AS telah mengkonfirmasi satu atau lebih karyawan dinyatakan positif terkena Virus Corona.

Hal itu mengingat jaringan fasilitas Amazon yang dioperasikan oleh sekitar 400.000 pekerja tetap buka saat pesanan online melonjak. Pekerja di gudang Amazon di New York City, Chicago dan Detroit mengadakan pemogokan sebagai protes atas kondisi kerja selama pandemi.




Sumber: akurat.co

Kamis, 26 Maret 2020

Siasati Dampak Virus Corona, Alibaba Cloud Tawarkan Solusi untuk E-Commerce

Sumber: google.com


Alibaba Cloud memberikan serangkaian solusi E-Commerce untuk bisnis yang terkena dampak buruk wabah Virus Corona Covid-19.

Solusi khusus ini akan memungkinkan peritel meluncurkan platform E-Commerce B2C dalam waktu lima hari.

Solusi E-Commerce Alibaba Cloud menyediakan serangkaian produk dan solusi yang siap digunakan pada komputasi, database, multimedia dan live video streaming, kolaborasi dan analisis data, serta keamanan. Hal itu untuk membantu peritel meluncurkan bisnis E-Commerce dengan cepat.

"Solusi yang disesuaikan memastikan keberlangsungan bisnis dan mempercepat transformasi digital," ujar Selina Yuan selaku President of International Business Alibaba Cloud Intelligence dalam keterangan tertulis kepada AkuratIptek.

Dengan solusi E-Commerce Alibaba Cloud, perusahaan tradisional mampu mengubah model bisnisnya. Perusahaan dapat mengadakan sesi livestreaming untuk merekomendasikan produk mereka pada saluran E-Commerce dan menerapkan layanan pelanggan omnichannel.

Pakar Alibaba Cloud yang memiliki banyak pengalaman dalam bidang E-Commerce juga akan memberikan pelatihan praktik jarak jauh dengan fokus pada pasar.

Alibaba Cloud sendiri meluncurkan kampanye khusus untuk mendukung bisnis melawan Virus Corona melalui teknologi. Organisasi yang memenuhi syarat akan ditawarkan US $1.000 kredit cloud dan dapat mendaftar solusi E-Commerce secara gratis selama 3 bulan.




Sumber: akurat.co