Tampilkan postingan dengan label Saham. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 April 2020

Sepanjang Maret 2020, Penjualan Foxconn Anjlok

Sumber: google.com


Penjualan perangkat di Hon Hai Precision Industry Taiwan, atau pemasok utama produk Apple Inc yang dikenal dengan nama dagangnya Foxconn, turun sebesar 7,7 persen pada bulan Maret.

Vendor elektronik terbesar di dunia itu melaporkan pendapatan 347,7 miliar dolar Taiwan atau sekitar 11,51 miliar dolar Amerika pada Maret, turun dari 376,6 miliar dolar Taiwan dari tahun sebelumnya.

Lebih lengkapnya, perusahaan mengungkapkan bahwa penghasilan dari bulan Januari hingga Maret hanya mencapai 929,7 miliar dolar Taiwan, turun 12,0 persen dari tahun sebelumnya.

Sebelumnya pada bulan lalu, Foxconn telah melaporkan Penurunan laba 23,7 persen dalam tiga bulan terakhir 2019 karena adanya dampak pandemi Virus Corona yang berdampak pada permintaan dari pelanggan utama mereka.

Semua keterangan terkait keuntungan tersebut disampaikan Foxconn ke pengajuan bursa Saham negara Taiwan pada hari ini, yang menyatakan bahwa secara keseluruhan penjualan mereka mengalami Penurunan akibat wabah Virus Corona.




Sumber: akurat.co

Rabu, 25 Maret 2020

Intel Tunda Rencana Pembelian Saham Akibat Virus Corona

Sumber: google.com


Pembuat chip Intel Corp menunda rencananya untuk kembali membeli Saham dan memperingatkan bahwa pandemi Virus Corona dapat berdampak pada bisnisnya, bahkan saat pabriknya tetap beroperasi.

Perusahaan mengungkapkan bahwa penangguhan pembelian Sahamtersebut tidak beserta dengan pembayaran dividen.

Dividen sendiri ialah pembagian laba kepada pemegang Saham berdasarkan banyaknya Saham yang dimiliki. Pembagian ini akan mengurangi laba ditahan dan kas yang tersedia bagi perusahaan, tetapi distribusi keuntungan kepada para pemilik adalah tujuan utamanya.

Sebelumnya, rencana ini telah diupayakan oleh Intel, di mana pada Okober 2019 perusahaan akan membeli kembali Saham senilai 20 miliar dolar AS selama 15 hingga 18 bulan ke depan.

Namun, perusahaan baru membelinya sekitar 7,6 miliar dolar AS di kuartal pertama dan keempat.

Keputusan Intel mengikuti langkah dari beberapa perusahaan raksasa termasuk AT&T Inc dan Boeing Co, yang pekan lalu mengumumkan rencana serupa.




Sumber: akurat.co