Tampilkan postingan dengan label berita semarang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita semarang. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Februari 2020

Asintel Kejati Jateng Menerima Anugerah Penghargaan Zona Integritas

Sumber: google.com


Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Jateng Ponco Hartanto, menerima anugerah Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Asintel Ponco mengatakan, bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasinya untuk terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di Jawa Tengah.

Saya saat ini sebagai Asintel Kejati Jateng, penghargaan ini memotivasi untuk terus memberikan komitmen dalam pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di Jawa Tengah, ujar Ponco Hartanto di Kota Semarang, Jumat (13/12/2019).

Sementara itu, Kepala Kejati Jateng Yunan Harjaka, mengapresiasi atas raihan prestasi yang diperoleh Asintel Ponco Hartanto. Dia berharap, prestasi tersebut bisa menginpirasi Kejari-Kejari di Jawa Tengah untuk mendapatkan WBK/WBBM tahun 2020.

Saya juga meminta kepada semua untuk terus terus menanamkan budaya integritas,” katanya.

Untuk diketahui, WBK/WBBM merupakan predikat yang diberikan kepada unit kerja yang telah berhasil menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, bebas KKN, dan memberikan pelayanan kepada stakeholders dengan baik, cepat, efektif, efisien.




Sumber: Ayosemarang.com

Kejati Jateng Bidik Lima Tersangka Kasus Dugaan Kredit Fiktif Ditahan

Sumber: google.com


Asisten Pidana Khusus Kejati Jateng Ketut Sumedana menyebutkan ada lima tersangka terkait kasus dugaan pembobolan BRI dengan modus kredit fiktif yang merugikan negara hingga Rp 28 miliar. Kejati Jateng membidik oknum petinggi BRI Cabang Purbalingga yang dinilai paling bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

Adapun kelima tersangka yang sudah ditetapkan tersebut masing-masing tiga dari pihak swasta dan dua lainnya merupakan account officer BRI Purbalingga.

Berkas perkara kelima tersangka itu, lanjut dia, akan dilimpahkan ke penuntutan dalam waktu dekat. Semua tersangka ditahan.

Setelah berkas P-21 (pemberitahuan bahwa hasil penyidikan sudah lengkap, red.) akan dikembangkan, kemungkinan ada tersangka baru, katanya.

Menurut dia, tersangka baru tersebut kemungkinan berasal dari internal BRI yang merupakan pihak paling bertanggung jawab atas pengurusan kredit fiktif tersebut.

Adapun modus kredit fiktif yang merugikan keuangan negara hingga miliara rupiah itu, kata dia, dengan cara pengajuan pinjaman dari pegawai yang dipalsukan.

Ia menjelaskan bahwa nasabah yang mengajukan kredit merupakan pegawai suatu perusahaan yang status kepegawaiannya dipalsukan.

Adapun dua account officer BRI yang juga ditetapkan sebagai tersangka, kata dia, berperan memeriksa dan menyetujui pengajuan kredit bermasalah itu.




Sumber: Ayosemarang.com

Bangun Gedung Baru, Kejati Jateng Terima Hibah Rp16 Miliar

Sumber: antaranews,com


Kejati Jawa Tengah memperoleh hibah sebesar Rp16 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membangun gedung baru di kompleks kantor institusi penegak hukum tersebut.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Sadiman saat peletakan batu pertama gedung baru Kejati Jawa Tengah di Semarang, Senin (17/6/2019), mengatakan, gedung baru tersebut untuk bidang intelijen.

Dana hibah yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah tersebut dianggarkan selama 2 tahun.

Menurut dia, pagu anggaran pada tahun 2019 ini sebesar Rp10 miliar, sementara sisanya pada tahun 2020.

"Saya mengharapkan untuk alokasi pada tahun kedua jangan lupa. Kalau tidak, nanti mangkrak proyeknya," katanya.

Pembangunan, lanjut dia, juga sudah dimulai dengan dirobohkannya bangunan lama.

Gedung baru ini sendiri rencananya selesai dibangun pada bulan Desember 2019.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta gedung baru ini bisa meningkatkan peran dan fungsi pelayanan kepada masyarakat.




Sumber: Ayosemarang.com

Minggu, 23 Februari 2020

PSIS Kandaskan Tim Juniornya di Laga Simulasi Liga 1

Sumber: google.com


PSIS menang 2-0 dalam laga simulasi Liga dengan PSIS U-20 di Stadion Citarum Semarang, Sabtu (15/2/2020).

Laga itu sengaja digelar untuk mempersiapkan anak asuh Dragan Djukanovic menghadapi kompetisi.

Sejak peluit babak pertama anak asuh Dragan terus menyerang. Lewat pengatur serangan Jonathan Cantillana PSIS terus menggempur adik kelasnya tersebut.

Terus menyerang membuat lini belakang PSIS U-20 kalang kabut. Bruno Silva pun mencetak gol di sepuluh menit awal babak pertama lewat tandukannya. Skor 1-0 untuk PSIS senior.

PSIS U-20 sesekali menyerang lewat serangan balik. Skuad asuhan Khusnul Yakin dan M. Ridwan itu belum bisa menembus rapatnya barisan pertahanan PSIS senior.

Di menit akhir babak pertama PSIS menggandakan keunggulan lewat Flavio Beck Junior. Skor berubah 2-0 untuk PSIS senior tidak berubah hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan.

Di babak kedua Dragan menurunkan para pemain mudanya. Nama- nama seperti Muhamad Ridwan, Eka Febri, Kartika Vedhayanto, Andreas Ado, Zohri dan Septian David Maulana dijajal Dragan.

Talenta-talenta muda asuhan tangan dingin Dragan tak memberi kesempatan PSIS U-20 membangun serangan.

Berulang kali gawang PSIS U-20 diteror dengan serangan lapis kedua klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar.

Meski demikian penyelesaian akhir telenta muda PSIS Semarang tak membuahkan hasil.

Hingga akhir babak kedudukan tak berubah, PSIS Semarang unggul 2-0 atas tim juniornya.

Dragan menuturkan, tim bermain bagus di laga ujicoba. Yang terpenting adalah membangun mental para pemain.

Menurutnya, motivasi harus terus diberikan untuk para pemain PSIS.

Jika ingin menjadi pemain profesional, mentalnya juga harus profesional. Kami akan terus genjot fisik dan taktik para pemain secara periodik untuk mempersiapkan mengarungi kompetisi, tandasnya.




Sumber: Ayosemarang.com

Eks Striker Persela, Kini PSIS Kontrak M. Ridwan Dua Tahun

Sumber: google.com


PSIS resmi mengikat striker muda, Muhamad Ridwan, Senin (27/1/2020). Striker asal Boja, Kabupaten Kendal itu akan berseragam PSIS selama dua tahun.

CEO PSIS, Yoyok Sukawi menerangkan alasan perekrutan M.Ridwan adalah untuk menambah variasi di lini depan PSIS. Saat ini murni hanya ada dua striker yakni Bruno Silva dan Hari Nur Yulianto.

“Kita punya pemain yang bisa bermain sebagai striker murni di depan hanya Bruno Silva dan Hari Nur Yulianto. M. Ridwan ini tipikalnya merupakan striker murni, dengan postur tubuh yang tinggi besar, punya kekuatan dan kecepatan. Sehingga bisa menjadi alternatif pelatih untuk lini depan,” ujarnya, Senin (27/1/2020).

Ia menegaskan PSIS rata-rata mengontrak pemain dengan durasi paling sedikit dua tahun. Pihaknya belajar dari musim-musim lalu yang mengikat pemain dengan waktu satu tahun.

Jadi pemain yang kita satu tahun ketika mereka moncer banyak tim lain yang ingin merekrut mereka. Jadi saat mereka pergi, kita patah hati, katanya.

Muhamad Ridwan merupakan pemain kelahiran Kendal 13 Juni 2000 silam. M. Ridwan memperkuat Persela musim 2019/2020. M. Ridwan merupakan jebolan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan.

Nama M Ridwan sebetulnya sudah tak asing dengan PSIS, karena pada musim 2018 silam dia sempat menjalani beberapa kali latihan di PSIS pasca lulus dari Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan.

Namun saat itu, rekan sekolah bintang Tim Nasional Indonesia U-23 Egy Maulana Vikri ini hanya beberapa saat bergabung dengan PSIS baik di tim senior maupun di tim PSIS U-19 saat itu, kemudian hengkang ke Sriwijaya FC.

M. Ridwan mengaku alasan kuat ke PSIS karena Semarang sudah seperti menjadi kota kelahirannya sendiri. Walau dirinya lahir di Boja, Kendal namun dari kecil hingga besar M. Ridwan lebih banyak menghabiskan waktunya di Kota Semarang.




Sumber: Ayosemarang.com

Muhamad Ridwan Sebut Transfernya ke PSIS Sudah Menjadi Kota Kebanggaan


Sumber: google.com

Striker Persela musim lalu, Muhamad Ridwan menyebut, kepindahannya ke PSIS segera tuntas. Ridwan mengaku bangga jika benar-benar bergabung PSIS.

“Sudah sebentar lagi selesai semuanya untuk proses transfer ke PSIS. Saya ke PSIS karena bangga dan sudah menjadi kota kebanggan saya meski saya lahir di Boja, Kendal,” ujarnya kepada ayosemarang.com, Kamis (23/1/2020).

M. Ridwan mengaku alasan kuat ke PSIS karena Semarang sudah seperti menjadi kota kelahirannya sendiri. Walau dirinya lahir di Boja, Kendal, namun dari kecil hingga besar Ridwan lebih banyak menghabiskan waktunya di Kota Semarang.

“Dari manajemen PSIS juga serius dan baik kepada saya,” imbuhnya.

Bersama Persela, M. Ridwan menyumbangkan satu gol dan satu assist. Sebelum memperkuat Persela, M. Ridwan merupakan pemain Sriwijaya FC.

Muhamad Ridwan merupakan pemain kelahiran Kendal 13 Juni 2000 silam. M. Ridwan memperkuat Persela musim 2019/2020. Ridwan merupakan jebolan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan.

Nama Muhamad Ridwan sebetulnya sudah tak asing dengan PSIS, karena pada musim 2018 silam dia sempat menjalani beberapa kali latihan di PSIS pasca lulus dari Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan.

Namun saat itu, rekan sekolah bintang Tim Nasional Indonesia U-23 Egy Maulana Vikri ini hanya beberapa saat bergabung dengan PSIS baik di tim senior maupun di tim PSIS U-19 saat itu, kemudian hengkang ke Sriwijaya FC.




Sumber: Ayosemarang.com

Wonder Kid Persela, Muhamad Ridwan di Incar PSIS

Sumber: google.com


PSIS kembali mengincar pemain muda potensial. Muhamad Ridwan menjadi incaran klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar.

Muhamad Ridwan salah satu wonderkid Persela. Memang dia yang masuk kriteria,” ujar CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Kamis (23/1/2020).

Dia mengaku saat ini PSIS sedang berburu pemain yang berposisi striker. Kriterianya pemain muda yang memiliki tenaga dan kecepatan.

“Kami memang berniat mengumpulkan pemain putra daerah,” imbuhnya.

Muhamad Ridwan merupakan pemain kelahiran Kendal 13 Juni 2000 silam. M. Ridwan memperkuat Persela musim 2019/2020.

Bersama Persela, M. Ridwan menyumbangkan satu gol dan satu assist. Sebelum memperkuat Persela, M. Ridwan mmerupakan pemain Sriwijaya FC.

Sebelumnya, M Ridwan merupakan jebolan diklat Ragunan. Sebelumnya PSIS telah merekrut tiga pemain muda yakni, Alfeandra Dewangga, Wahyu Prasetyo dan Abdul Abanda Rahman.




Sumber: Ayosemarang.com