Tampilkan postingan dengan label Intel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Intel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 April 2020

Apple akan Produksi Perangkat Mac dengan Chip S2021 Sendiri 2021 Mendatang

Sumber: google.com


Apple Inc berencana untuk memproduksi dan menjual komputer Mac dengan prosesor utamanya sendiri tahun depan yang dirancang berdasarkan Chip yang saat ini digunakan di IPhone dan iPadnya.

Perusahaan dikabarkan saat ini sedang mengerjakan tiga prosesor Mac berdasarkan prosesor bionic A14 untuk IPhone berikutnya, Apple juga akan melakukan transisi lebih banyak pada jajaran Mac-nya jauh dari pemasok terbesar saat ini Intel Corp.

Sejak 2006 silam Apple telah menggunakan prosesor besutan Intel dan setahun kemudian semua komputer Mac menyematkan Chip tersebut, sejak saat itu, Intel menjadi pembuat Chip utama untuk produk Apple lainnya seperti Chip modem untuk IPhone-nya.

Sejauh ini Apple kerap mengandalkan pemasok dari luar untuk Chip modemnya, yang merupakan bagian penting pada perangkat seperti IPhone ke jaringan data nirkabel.

Dalam upaya untuk membuat Chip sendiri, Apple membeli mayoritas bisnis modem Intel Juli lalu untuk sebesar 1 miliar dolar dan berhasil menyelesaikan perdebatan yang panjang dengan pemasok Qualcomm Inc atas praktik lisensi paten pembuat Chip.

Pada penjualan perangkat Mac Apple sendiri telah menghasilkan pendapatan 7,16 miliar dolar yang dilaporkan pada kuartal terakhir, sementara unit PC Intel yang mencakup penjualan Chip modem mencatat penjualan 10 miliar dolar di kuartal terakhir.

Sebelumnya pada 2018 lalu, Bloomberg menyebutkan bahwa Apple berencana untuk menggunakan Chip sendiri di komputer Mac mulai 2020, namun perusahaan belum memberikan konfirmasi secara detail terkait kabar tersebut.




Sumber: akurat.co

Rabu, 25 Maret 2020

Intel Tunda Rencana Pembelian Saham Akibat Virus Corona

Sumber: google.com


Pembuat chip Intel Corp menunda rencananya untuk kembali membeli Saham dan memperingatkan bahwa pandemi Virus Corona dapat berdampak pada bisnisnya, bahkan saat pabriknya tetap beroperasi.

Perusahaan mengungkapkan bahwa penangguhan pembelian Sahamtersebut tidak beserta dengan pembayaran dividen.

Dividen sendiri ialah pembagian laba kepada pemegang Saham berdasarkan banyaknya Saham yang dimiliki. Pembagian ini akan mengurangi laba ditahan dan kas yang tersedia bagi perusahaan, tetapi distribusi keuntungan kepada para pemilik adalah tujuan utamanya.

Sebelumnya, rencana ini telah diupayakan oleh Intel, di mana pada Okober 2019 perusahaan akan membeli kembali Saham senilai 20 miliar dolar AS selama 15 hingga 18 bulan ke depan.

Namun, perusahaan baru membelinya sekitar 7,6 miliar dolar AS di kuartal pertama dan keempat.

Keputusan Intel mengikuti langkah dari beberapa perusahaan raksasa termasuk AT&T Inc dan Boeing Co, yang pekan lalu mengumumkan rencana serupa.




Sumber: akurat.co