Persipura Jayapura belum bisa memberi kontrak kerja kepada para pemainnya karena tidak ada kepastian dari pihak sponsor hingga kini. Media officer Persipura Jayapura Eveert Joumilena dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jayapura, Jumat, mengatakan pihaknya kini tetap berusaha untuk mempersiapkan tim menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia 2022--2023.
“Selain itu kami tetap menunggu kehadiran manajer untuk
pertemuan lebih lanjut,” katanya
Menurut Eveerth, manajemen Persipura tidak bisa menentukan
kapan waktu yang tepat bertemu pihak sponsor dengan tim kebanggaan masyarakat
Papua itu untuk kepastian nilai sponsor.
“Yang bisa memastikan sponsor ya sponsor itu sendiri, bukan
kami sebab surat dan komunikasi sudah dilakukan kami sudah minta waktu untuk
bertemu dan sedang menunggu waktu pertemuan ditentukan mereka” ujarnya.
Dia menjelaskan terkait aksi demo yang dilakukan pendukung
Persipura yang menilai manajemen dianggap lambat untuk mengontrak pemain
pihaknya tetap menghargai itu sebagai suatu tindakan yang peduli terhadap tin
Mutiara Hitam.
“Jadi semua berproses, orang di luar tidak tahu jadi kalau
mau bilang lambat bukan kami yang tentukan waktunya kami maklumi itu karena
semua orang punya urusan dan kesibukan, tidak bisa di paksa yang jelas kami
sudah bersurat dan sudah melakukan komunikasi,” katanya lagi.
Selain itu, manajemen Persipura tetap melakukan persiapan
laporan dugaan pelanggaran fair play dan pelanggaran regulasi.
“Kami masih menunggu hasil investigasi komisi disiplin yang menurut saya perlu dipertanyakan karena kami tetap menunggu hasilnya kemudian dari hasil itu kami akan tentukan langkah selanjutnya,” tambahnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar