Senin, 09 Maret 2020

1x24 Jam, Polres Batang Usut Tuntas Kasus Pencurian Ban Mobil

Sumber: google.com


Satreskrim Kapolres Batang berhasil mengungkap kasus pencurian roda mobil ambulans dan kendaraan pribadi yang terjadi pada Minggu (2/2/2020) dini hari di Warungasem.

Alhamdulillah dalam waktu 1x24 tersangka berhasil diamankan, kata Kapolres Batang AKBP Abdul Waras, Senin (3/2/2020).

Tersangka yang diamankan, Moh Lutfi (31) asal Desa Kertijayan Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan. Satu tersangka diamankan di rumahnya, namun saat ini Polres masih melakukan pengembangan.

Dalam aksinya pelaku menggunakan dongkrak dan kunci ban, hanya butuh waktu satu jam bisa melepas ban dua mobil atau 8 ban, jelas Kapolres Batang.

Adapun kendaraan bermotor yang dipakai tersangka dalam melakukan aksinya berupa mobil pikap Mitsubishi L300, dongkrak dan kunci.

Sesuai hasil pemeriksaan pelaku seorang diri, dengan motif kebutuhan ekonomi, kata Kapolres Batang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ada dua tempat kejadian perkara (TKP) yakni di Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan sebelum di Batang.

Dari hasil olah TKP, tersangka menunggu sepi, aksinya sekitar pukul 01.00 WiB untuk melakukan pelepasan ban, jelasnya.

Atas perbutannya lanjut Kapolres Batang, tersangka dikenakan pasal 363 dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kejadian itu terulang kembali pihaknya berharap masyarakat menggiatkan Siskamling.

Sementara itu, tersangka ML yang kesehariannya sebagai sopir travel mengaku butuh satu jam untuk melepas roda ban untuk empat mobil.

Saya melakukan aksi sendiri, karena sudah terbiasa sebagai supir travel, roda ban kita jual satu set Rp2,5 juta ke toko-toko pelek, akunya.




Sumber: Ayosemarang.com

Soal Kelola Dana Desa, Kapolres Batang Ingatkan Ini Kepada Kades

Sumber: Ayosemarang.com


Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga mengharapkan kepala desa terpilih agar amanah dalam menjalankan tugasnya memimpin desa.

"Jabatan saya sebagai Kapolres Batang tinggal menghitung hari, saya ingin kepala desa memimpin dengan hati yang baik, amanah sampai selesai masa jabatanya," pinta AKBP Edi Suranta Sinulingga saat memberikan materi  Diklat Pemerintahan Desa Di Hotel Griya Persada Bandungan Semarang.

Menurut Kapolres Batang, memimpin sebuah pemerintahan tidaklah mudah, harus banyak belajar agar dalam memimpin tidak ada masalah karena ketidaktahuan, kealpaan dan ketidakmampuan mengelola dana desa dan dana lainya.

"ini merupakan pesan saya, karena tugas saya akan pindah ke Mabes Polri. Saya tidak menakut-nakuti tapi lebih bagus mencegah tindak pidana korupsi. Ini saya utarakan karena handarbeni saya kepada Kabupaten Batang," tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa spirit mencegah, karena mengantisipasi masalah lebih baik daripada timbul masalah.

Dikatakan, peran Polri dalam pencegahan terjadinya korupsi yang berkaitan dana desa sudah melakukan langkah-langkah preventif dan preemtif melalui penyuluhan hukum dan sosialisasi, menjalin kerjasama dengan stakeholder.

"Membongkar praktek penyelewengan dan desa sudah bisa kita deteksi sejak dari awal, tapi kita tidak inginkan itu karena spirit kita mencegah," kata Kapolres Batang.

Tahun 2018, lanjut Kapolres Batang, ada  kades di Batang yang terjerat kasus korupsi dana desa yang sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan yaitu Kades Warungasem dan Desa Ponowareng.

Tahun 2019 beberapa kades terindikasi menyalahgunakan dana desa saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan telah ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Batang DR. Agung Wisnu Barata mengatakan, Kegiatan Diklat pemerintahan desa tahun 2019 dengan tema terwujudnya kades yang berkarakter menuju mandiri dan sejahteta diikuti oleh 204 orang.

"kegiatan Diklat akan berlangsung selama 4 hari dimulai 9-13 Desember 2019, dengan pemateri dari Kapolres Batang, Inspektorat Batang, BPK, BPKP Bupati Batang dan DPRD," kata Agung Wisnu Barata.

Adapaun tujuanya agar kepala desa yang baru maupun kepala desa maupun lama bisa mengetahui dan paham tentang aturan dan tata cara dalam mengelola pemerintahan desa yang melayani dan mengayomi masyarakat yang inovasi.

"Saya harap waktu yang sangat singkat bisa dimanfaatkan oleh kades untuk belajar bersama mengelola pemerintahan sesuai aturan, dan kegiatan ini lebih antisipasi mencegah tindak pidana korupsi," kata Agung Wisnu  Barata.




Sumber: Ayosemarang.com

Untuk Pilkades, Kapolres Batang Siap Terjunkan Tim Berantas Botoh

Sumber: ayosemarang.com


Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga mengatakan pihaknya siap menerjunkan tim khusus untuk mengantisipasi para botoh pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang akan dilaksanakan pada 29 September 2019.

Kami siap menerjunkan tim khusus untuk antisipasi para botoh, karena tindakan mereka bisa merusak pelaksanaan pilkades, Jika ditemukan ada perjudian dalam Pilkades di Batang, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku tegas Kapolres Batang di hadapan para bakal calon (balon) kades dan panitia pilkades se-Kecamatan Warungasem di aula Kecamatan setempat.

Nampak hadir Bupati Batang Wihaji,, Kasdim 0736 Batang Mayor Inf Raji, Kakesbangpol Akhmad Handy Hakim, Kadispermades Agung Wisnu Bharata, Muspika Warungasem.

Kepada masyarakat maupun panitia pilkades, kata Kapolres Batang, dapat melaporkan pada polisi jika ada indikasi para botoh yang akan merusak pelaksanaan pilkades.

Kami akan menindak tegas terhadap para botoh karena tindakan mereka melanggar hukum yaitu tindakan berjudi, katanya.

Kapolres Batang berharap pada para calon kepala desa bisa ikut menciptakan situasi yang kondusif pada pelaksanaan pilkades dengan tidak melakukan money politik.

Kami menantang pada para calon kades berani tidak untuk tidak melakukan politik uang. Kendati demikian, para calon kades sudah ada yang menyatakan tidak akan melakukan politik uang dan sebagian lagi masih setengah hati, katanya.

Di akhir acara, Kapolres Batang mengajak semua komponen masyarakat untuk menggelorakan gerakan moral yaitu pelaksanaan pilkades serentak tanpa money politik.

Mari kita wujudkan pilkades serentak di Batang yang aman, damai, beradab dan bermartabat, pungkasnya.




Sumber: Ayosemarang.com

Kamis, 05 Maret 2020

Ex Timnas, Mahir Radja Satya Resmi Gabung PSIS

Sumber: google.com


PSIS terus memperkuat skuad dengan mendatangkan pemain muda. Usai merekrut, Alfeandra Dewangga, Wahyu Prasetyo, Muhamad Ridwan, PSIS mendatangkan mantan pemain Timnas U-23 2019, Mahir Radja Satya jelang Liga 1 2020/2021.

Pemain jebolan klub asal Spanyol, Deportivo Castellon SAD tersebut informasinya sudah mendatangi kontrak dengan manajemen PSIS. Kepastian pemain tersebut bergabung dengan PSIS juga diketahui di akun @PSISofficial yang mengunggah tato ciri khas pemain tersebut.

CEO PSIS, Yoyok Sukawi membenarkan bahwa pihaknya memang mendatangkan penggawa Timnas U-22 era Indra Sjafri itu sebagai rekrutan pemain lokal terakhir.

"Nanti kami umumkan secara resmi saja. Yang jelas perburuan pemain lokal kami sudah berakhir. Tanggal 1 Februari kami berharap seluruh pemain sudah mengikuti latihan perdana," katanya baru-baru ini.

Saat ini Radja informasinya juga sudah berada di Semarang, dan tinggal menunggu waktu untuk segera di perkenalkan oleh manajemen. Meski tak sepopuler rekan-rekanya di Timnas U-23 seperti Osvaldo Hay, Egy Maulana Vikri, dan Saddil Ramdani, pemain berusia 21 ini memiliki banyak pengalaman di sepak bola Indonesia.

Selain pernah membela Timnas U-23 pada tahun 2019, Mahir Radja juga sempat membela Bhayangkara FC di Liga 1 2019. Hanya saja cedera yang dialaminya membuat dia absen sekitar satu tahun dari kompetisi.

Sementara Pelatih PSIS, Dragan Djukanovic menyebut, Flavio Bek Junior juga akan datang ke PSIS sebagai pemain asing terakhir yang dikontrak PSIS. Hal itu diungkapkan pelatih asal Montenegro tersebut saat perkenalan tim official pelatih PSIS Liga 1 2020/2021 di mess PSIS Jalan Semeru Dalam, Selasa (28/1/2020).

“Flavio akan datang ke sini, kami akan berusaha mendapatkanya. Saya yakin Flavio bersama PSIS bisa memberikan kontribusi yang positif,” ujarnya.

Dragan menyebut untuk target di Liga 1 nanti, Dragan ingin setiap pertandingan pemain PSIS berusaha bisa menang. Pihaknya akan membuat PSIS memiliki filosofi sepak bola menyerang.

“Saya juga tekankan dan membuat mental PSIS bisa lebih baik. Dan membuat suporter ataupun siapapun yang datang bisa senang saat melihat PSIS bermain,” imbuhnya.

Dragan menerangkan, untuk persiapan latihan dia sudah membuat program. Pada Kamis (30/1/2020) akan dilakukan tes medis dan kemudian akan dilakukan latihan pada sore harinya.




Sumber: Ayosemarang.com

Latihan Timnas U-19 di Thailand Jadi Penutup Kekalahan Pemusatan

Sumber: google.com


Kekalahan 0-2 dalam laga uji coba keenam malawan Bucheon FC 1995, menjadi penutup pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Thailand, Jumat (31/1/2020). Timnas Indonesia U-19 sebelumnya sudah melakoni lima kali laga uji coba.

Pertama mereka melawan Kyung Hee University. Di laga itu, Timnas Indonesia U-19 kalah 0-2.

Lalu, pada uji coba kedua, skuat Garuda Nusantara kembali mengalami kekalahan. Kali ini cukup telak yaitu 0-4 dari Seongnam FC.

Kemudian, Sutan Zico dan kawan-kawan kembali dibantai oleh Busan IPark pada uji coba selanjutnya. Timnas Indonesia U-19 kalah 1-5 di laga itu.

Pada pertandingan uji coba keempatnya, Pasukan Merah Putih kembali melawan Seongnam FC. Hasilnya sama, mereka kalah 1-4.

Timnas Indonesia U-19 baru bisa meraih kemenangan pada uji coba kelimanya, ketika kembali melawan Kyung Hee University. Pada laga itu, Timnas Indonesia U-19 menang dengan skor 2-1.

Pada uji coba keenam atau yang terakhir, Timnas U-19 kembali kalah. Rangkaian uji coba tersebut sekaligus menutup pemusatan latihan timnas Indonesia U-19 di Thailand.

Hasil tadi kami kalah 0-2 dari Bucheon FC 1995, ini uji coba terakhir kami. Besok kami akan pulang ke Indonesia, kata asisten pelatih TimnasIndonesia U-19, Nova Arianto saat dihubungi.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U-19 disiapkan untuk menghadapi beberapa event berbeda. Diantaranya Piala AFF U-19 dan Piala Asia U-19. Selain itu, Timnas Indonesia U-19 juga akan berlaga di Piala Dunia U-20 tahun 2021.




Sumber: Ayosemarang.com

Fisik Pemain Dinilai Kurang Saat Seleksi Timnas U-19 di Hari Kedua

Sumber: google.com


Hari pertama seleksi tim nasional U-19 Indonesia, para pemain mengikuti pertandingan internal. Staf pelatih menilai kondisi fisik para pemain tidak terlalu baik.

Kondisi fisik pemain sangat kurang. Itu terlihat dalam dua pertandingan hari ini, ujar asisten pelatih Timnas U-19 Nova Arianto di Cikarang Timur, Jawa Barat.

Berbeda dengan seleksi hari pertama, Senin (13/1/2020), di hari kedua, staf pelatih Timnas U-19 yang berada di bawah pengawasan langsung manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong memberikan menu pertandingan internal bagi para pemain.

Laga itu berlangsung dua kali dengan tim yang berbeda-beda yaitu pada pagi hari pukul 09.30 WIB dan sore mulai pukul 15.00 WIB.

Teknisnya tim dibagi menjadi empat tim dan setiap hari akan bertemu secara bergantian. Fokus kami sampai Jumat nanti hanya melakukan 'game' saja pada pagi dan sore hari, kata Nova seperti dimuat Antara.

PSSI menyeleksi pemain untuk timnas U-19 mulai Senin di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Jawa Barat. Pada hari kedua, Selasa, seleksi diikuti 53 dari 59 pemain yang dipanggil.

Sebanyak enam pemain lain yakni Risky Muhammad, Brylian Aldama, David Maulana, Muhammad Fajar Fatur, Amiruddin Bagus dan Andre Oktaviansyah masih berada di Italia bersama tim Garuda Select. Mereka akan diseleksi langsung di Negeri Pizza.

Seleksi di Wibawa Mukti diawasi langsung oleh manajer pelatih Shin Tae-yong bersama pelatih Timnas U-19 Gong Oh-Kyun serta asistennya Nova Arianto. Asisten pelatih tim nasional senior Indra Sjafri juga terlibat dalam seleksi tersebut.

Pada tahun 2020, Timnas U-19 Indonesia akan mengikuti Piala AFF U-19, yang berlangsung di Indonesia tetapi waktu belum ditentukan, dan Piala Asia U-19 2020 yang digelar pada 14-31 Oktober 2020 di Uzbekistan.

Timnas U-19 diproyeksikan untuk tampil di Piala Dunia U-20 tahun 2021 yang bergulir di Indonesia.




Sumber: Ayosemarang.com

Pemain Timnas U-16 Kartika Vedhayanto Kini Direkrut PSIS

Sumber: googlr.com


Eks pemain Timnas U-16, Kartika Vedhayanto, terlihat pada sesi latihan PSIS beberapa hari terakhir. Rencananya dia bakal berseragam PSIS dalam waktu dekat ini.

"Sebentar lagi, tinggal resminya saja. Sudah sepakat," ujarnya di sela-sela latihan di Stadion Citarum, Selasa (11/2/2020).

Dia mengaku bangga bisa bergabung dengan PSIS. Menurutnya PSIS merupakan salah satu klub besar di sepak bola Indonesia.

"Senang dan bangga bisa bela klub kebanggaan masyarakat Kota Semarang. Target saya di PSIS bisa menembus skuat, memang harus kerja keras," imbuhnya.

Dia mengaku banyak talenta muda di PSIS yang membuat persaingan menjadi lebih ketat. Namun hal itu membuat motivasinya berlipat.

Kartika merupakan pemain berposisi natural sebagai bek sayap kanan. Di posisi itu sudah dihuni nama-nama, Fredyan Wahyu, Safrudin Tahar, Riyan Ardiansyah dan debutan Timnas Arhan Pratama.

Sebelumnya PSIS merekrut pemain muda seperti, Alfeandra Dewangga dan Muhamad Ridwan. Kartika Vedhayanto menjadi salah satu pemain berlabel Timnas jika benar diresmikan oleh klub dan berpotensi menjadi pemain masa depan.




Sumber: Ayosemarang.com

Rabu, 04 Maret 2020

Tak Merapat ke Gereja, Padahal FPI Sudah Toleran

Sumber: google.com


Front Pembela Islam (FPI) Kendal memastikan tidak akan merapat ke gereja. Namun demikian FPI tetap toleran dengan tidak menghalangi umat agama lain beribadah.

Perwakilan FPI, Wali Laskar FPI Kendal Ahmad Sholeh mengatakan sedikitnya ada 30 anggota FPI yang terlibat dalam pengamanan Nataru. Mereka tersebar di Kecamatan Boja dan Limbangan.

“Kami sangat mengapresiasi keinginan Polres, karena kami juga sangat toleran terhadap perbedaan,” katanya.

Dikatakan sejumlah pihak tetap harus menghormati aqidah yang dipegang FPI, namun laskar akan disiapkan di pos meraka sendiri.

Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappaita mengatakan sengaja melibatakan ormas-ormas, terutama FPI untuk ikut menjaga Keamanan Nataru.

“Ini adalah yang terobosan pertama yang kami ambil, kami menggandeng FPI dan ormas-ormas lain untuk menjaga keamanan Nataru,” katanya.

Selain itu membantu TNI dan Polri dalam pengamanan Nataru, momen tersebut menurutnya juga sebagai ajang agar tumbuh rasa kebersamaan dan Nasionlisme untuk menjaga bangsa ini dari ancaman-ancaman yang membahayakan keragaman dan kedamaian bangsa.

“Dengan dilibatkannya ormas-ormas ini, harapan kami perayaan Natal dan Tahun Baru di Kendal bisa berjalan lancar. Tidak ada gangguan, sehingga masyarakat juga bisa merasa aman dan nyaman,” tandasnya




Sumber: Ayosemarang.com

Amankan Natal, FPI Ikut Menjaga Gereja di Kendal

Hasil gambar untuk fpi amankan natal
Sumber: google.com

Ternyata bukan hanya Barisan Ansor Serba Guna atau Banser yang ikut menjaga gereja pada perayaan natal. Di Kendal, Jawa Tengah Front Pembela Islam atau FPI Kendal juga dilibatkan.

Selain FPI dan Banser, juga ada dari Pemuda Pancasila (PP), Lindu Aji, Kelompok pencak silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) dan Klabang Hitam.

Pada Selasa (24/12/2019) sore, seluruh ormas yang berjumlah ratusan orang itu diapelkan di halaman Mapolres Kendal. Mereka mendapatkan pengarahan untuk menjaga keamanan pada pos-pos pengamanan yang telah ditentukan.

Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappaita mengatakan sengaja melibatakan ormas-ormas, terutama FPI untuk ikut menjaga Keamanan Nataru. “Ini adalah yang terobosan pertama yang kami ambil, kami mengganeng FPI dan ormas-ormas lain untuk menjaga keamanan Nataru,” katanya.

Selain itu membantu TNI dan Polri dalam pengamanan Nataru, momen tersebut menurutnya juga sebagai ajang agar tumbuh rasa kebersamaan dan Nasionlisme untuk menjaga bangsa ini dari ancaman-ancaman yang membahayakan keragaman dan kedamaian bangsa.

“Dengan dilibatkannya ormas-ormas ini, harapan kami perayaan Natal dan Tahun Baru di Kendal bisa berjalan lancar. Tidak ada gangguan, sehingga masyarakat juga bisa merasa aman dan nyaman,” tandasnya.

Perwakilan FPI, Wali Laskar FPI Kendal Ahmad Sholeh mengatakan sedikitnya ada 30 anggota FPI yang terlibat dalam pengamanan Nataru. Mereka tersebar di Kecamatan Boja dan Limbangan. “Kami sangat mengapresiasi keinginan Polres, karena kami juga sangat toleran terhadap perbedaan,” katanya.

Ketua PSHT Kendal, Supriyadi mengatakan jika ada 5.000 anggota PSHT Kendal siap menjaga keamanan Nataru. “Kalau yang ditempatkan di pos pengamanan ada 200 anggota. Sedangkan sisanya berjaga di daerah dan lingkungannya masing-masing,” kata Supriyadi.




Sumber: Ayosemarang.com

Ketum FPI Sebut Perhelatan Reuni 212 Merupakan Aset Negara

Sumber: google.com


Pelaksanaan reuni 212 kerap menarik perhatian masyarakat. Tak heran bila menghimpun jutaan orang dari berbagai daerah dan menjadi perhatian internasional. Tudingan negatif pun terbantahkan dengan aksi yang berjalan damai.

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Ahmad Sobri Lubis menyampikan, acara reuni 212 bisa mempersatukan seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat. Serta berkumpulnya seluruh organisasi masyarakat islam.

"Reuni 212 ini dilirik masyarakat internasional, di mana mereka sebelumnya taruh kecurigaan dan sinis. Siapapun yang pegang handphone ceritakan peristiwa 212 dan masyarakat luar negeri lihat dan antusias," ujarnya di Gedung Dewan Dakwah Islam.

Bahwa antarmadzhab dan ormas Islam bisa bersatu padu dan ini yang dilihat sejumlah negara di seluruh dunia. Harapan-harapan pesatuan itu bisa dilihat dari Indonesia.

"Insya Allah 212 jadi hari ukhuwah sedunia. Semoga ada manfaat dan faedahnya dan suri tauladan yang baik dalam toleransi. Tapi tetap tegas dalam jaga prinsip agama dan negara," jelas Sobri FPI.

Maka itu, ia menyebutnya gerakan 212 merupakan aset negara yang perlu dijaga bersama. Mengingat diisi dengan kegiatan yang positif dan marekatkan persatuan.

"Bahwasanya Aksi 212 adalah aset negara Republik Indonesia, yang disaksikan seluruh dunia dan tidak ada aksi dengan dihadiri 13 juta orang dengan damai, kasih sayanag belum pernah ada sebelumnya," ucap Sobri FPI .




Sumber: Ayosemarang.com

Tak Mengulangi Perbuatan Melawan Hukum, FPI Janji Setia pada Pancasila

Sumber: google.com


Meskipun Front Pembela Islam (FPI) sudah meneken surat janji setia terhadap Pancasila, NKRI, dan tak lagi mau mengulangi perbuatan melawan hukum. Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan, pemerintah tetap harus mengkaji kebenarannya.

"Kan lagi dikaji dan harus dilihat secara komprehensif," kata Maruf di Kantor Wakil Presiden.

"Tentu bukan sekadar pernyataan, tapi benar enggak pernyataan itu, tentu harus didalami sehingga ketika mengambil keputusan sudah memikirkan semua aspeknya,” lanjutnya.

Maruf menegaskan, pemerintah bukan menolak memberikan perpanjangan SKT milik FPI, tapi harus ada pengkajian mendalam soal sikap ormas tersebut.

Untuk diketahui, FPI merasa dipersulit dalam hal perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar Organisasi Masyarakat karena masih dicap bermasalah oleh pemerintah.

"Ormas-ormas yang lain tak dipermasalahkan, apa karena pilihan dan sikap politik selama ini dijalankan oleh FPI," kata Sugito saat dihubungi.

Sugito mengklaim FPI sudah sepakat dan berjanji untuk setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.




Sumber: Ayosemarang.com

Selasa, 03 Maret 2020

Jokowi Sebut Ahok Jadi Kandidat Calon Kepala Otorita Ibu Kota Baru

Sumber: google.com


Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi kandidat calon Kepala Otorita Ibu Kota baru di Kalimantan Timur dan Penajam Paser Utara.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi di Istana Negara, Senin (2/3/2020). Menurut Jokowi, ada 3 kandidat lagi selain Ahok.

"Kandidatnya ada banyak, yang namanya kandidat memang banyak. Satu, mantan kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, dua Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyono, tiga Bupati Banyuwangi Azwar Anas. cukup ya," ujar Jokowi.

Jokowi menyebut, dirinya akan segera menandatangani Peraturan Presiden dalam waktu dekat. Jokowi juga akan mengumumkan kepala badan otorita ibu kota baru pekan ini.

"Kita akan segera menandatangani perpres di mana di situ ada CEO-nya. CEO-nya sampai sekarang belum diputuskan, dan akan segera diputuskan Insya Allah dalam minggu ini," ucap dia.

Jokowi sedang mencari Kepala Badan Otorita Ibu Kota baru. Hal itu dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Ada tiga klaster di ibu kota baru nanti, yakni klaster pemerintah, klaster perumahan, dan perkantoran serta klaster infrastruktur/fasilitas publik dan ICT. Di klaster pemerintah, pendanaan, kepemilikan tanah dan aset menjadi kewenangan pemerintah Indonesia.

"Badan otorita ini setingkat menteri dan saya kira segera ada UU-nya. Nanti Presiden dengan menyiapkan siapa menteri di Badan Otorita. Sedang difinalisasi," katanya dalam Dialog Indonesia: Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Sementara itu di klaster perumahan dan perkantoran serta klaster infrastruktur/fasilitas publik dan ICT, pendanaannya dapat dikerjasamakan dengan swasta melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Dalam hal ini, pemerintah dapat menjual/memberikan konsesi lahan kepada swasta sehingga pengelolaan aset dapat dilakukan swasta. Luhut menjelaskan bangunan pemerintah akan dibiayai sepenuhnya oleh APBN.




Sumber: Ayosemarang.com

Pelajar Australia Sambut Jokowi dengan Lagu 'Abang Tukang Bakso'

Sumber: google.com


Ada yang unik saat Presiden Jokowi  berkunjung ke Australia pada 9 - 10 Februari 2020 lalu.

Sebanyak 18 siswa sekolah di Negara Kanguru itu menyanyikan koor lagu asli Indonesia yang berjudul "Abang Tukang Bakso". Diketahui para pelajar tersebut berasal dari Scotts Head Public School.

ABC Indonesia melansir video tersebut, kemudian disebar ulang oleh Duta Besar Australia untuk RI Gary Quinlan melalui akun Twitter miliknya, Rabu (12/2/2020).

Dalam cuitan yang dilontarkan melalui akun Twitter, @DubesAustralia, Gary Quinlan mengatakan 'Abang Tukang Bakso' merupakan lagu favorit pelajar tersebut.

"Para pelajar @ScottsHeadPS di Australia menyambut Presiden Indonesia @jokowi ke Australia dengan menyanyikan lagu Indonesia favorit mereka 'Abang Tukang Bakso'. Masakan Indonesia apa lagi yang ingin Anda nyanyikan? Apakah ada lagu tentang rendang?" tulis Gary Quinlan, Senin (17/2/2020).

Pada video yang dibagikan Quinlan, terlihat anak-anak tersebut sangat fasih berbahasa Indonesia. Mereka memperkenalkan diri dan mengucapkan selamat datang kepada Jokowi.

"Selamat pagi, kami murid-murid Scotts Head Public School mengucapkan selamat Pak Jokowi di Australia," ujar para pelajar tersebut kompak.

Kemudian, terdengar suara guru atau orang yang memimpin koor murid-murid tersebut. "Dan lagu ini untuk pak Jokowi," ujar suara tersebut.

Di penghujung lagu, mereka memperagakan yelyel yang menggambarkan persahabatan Indonesia dan Australia.

"Indonesia - Australia, yes yes yes," ujar para pelajar diakhiri dengan joget.




Sumber: Ayosemarang.com