![]() |
| Sumber: google.com |
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera,
KH Bukhori Lc Ma meninjau lokasi terdampak banjir di Kelurahan Mangkang Wetan,
Jumat (7/2/2020).
Pihaknya prihatin dengan banjir yang melanda di sebagian area
Mangkang dan Tugu.
Menurutnya pemerintah harus bergerak cepat untuk mengatasi
persoalan tersebut agar tidak berlarut-larut.
“Pengerukan sedimentasi mendesak dilakukan untuk program
jangka pendek. Jangka panjang tentunya Kali Beringin dan Plumbon harus
dinormalisasi untuk mengatasi persoalan banjir di wilayah kelurahan Mangkang
Wetan dan sekitarnya,” ujarnya.
Tak hanya itu pihaknya mendorong Kementerian Sosial
menyalurkan bantuan logistik senilai Rp78 juta kepada korban banjir Mangkang,
Tugu dan sekitarnya.
Bantuan yang diberikan dalam bentuk makanan, makanan anak,
tenda, beras, kasur dan matras. Bantuan tersebut sementara ini ada di kantor
Kelurahan Mangkang Wetan.
“Kami minta bantuan pak menteri sosial, Juliari Batubara, Semarang.
Kebetulan beliau merupakan teman dekat, yang kebetulan satu dapil dengan saya.
Alhamdulillah direspons cepat,” imbuhnya.
“Kami juga langsung melakukan mengecek agar bantuan itu nanti
disalurkan dengan tepat. Alhamdulillan warga di sini sangat guyub dan gotong
royong,” sambungnya.
Pihaknya juga ingin memastikan faktor penyebab banjir di
wilayah tersebut. Sehingga bisa segera dilakukan tindakan yang tepat.
Terpisah, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menerangkan,
permasalahan utama banjir di wilayah Mangkang dan Tugu adalah terkendala soal
lahan yang belum dibebaskan. Namun saat ini 7 bidang lahan sudah dibebaskan
oleh Pemkot Semarang.
“Artinya di tahun ini kita akan menagih janji ke Pemerintah
Pusat untuk segera dilakukan Normalisasi Kali Beringin dengan anggaran sebesar
Rp150 Miliar. Melalui kesepakatan tersebut harapannya normalisasi dapat segera
terealisasi sehingga tidak ada lagi cerita tentang tanggul jebol dan banjir di
wilayah Mangkang,” tandasnya.
Sumber: Ayosemarang.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar